TNI Temukan Kotak Hitam Helikopter Mi-17 yang Kecelakaan saat Padamkan Karhutla

idxchannel.com
9 jam lalu
Cover Berita

Operasi pencarian kotak hitam itu bertujuan membantu penelusuran faktor penyebab helikopter milik Pusat Penerbang Angkatan Darat.

TNI Temukan Kotak Hitam Helikopter Mi-17 yang Kecelakaan saat Padamkan Karhutla

IDXChannel - TNI Angkatan Laut (AL) menemukan kotak hitam (Flight Data Recorder/FDR) dan ekor Helikopter Mi-17V5 yang mengalami kecelakaan di perairan Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.

Kotak hitam itu ditemukan oleh Tim Satuan Komando Penyelam dan Penyelamatan Bawah Air Koarmada I (Satkoppeba Koarmada I).

Baca Juga:
Helikopter Milik TNI AD Diduga Jatuh saat Padamkan Karhutla di Kalteng

"FDR diserahkan kepada Tim Investigasi Puspenerbad untuk mendukung proses penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan helikopter," kata Dispen Koarmada lewat keterangan tertulisnya, Sabtu (7/11/2026).

Operasi pencarian kotak hitam itu bertujuan membantu penelusuran faktor penyebab helikopter milik Pusat Penerbang Angkatan Darat (Puspenerbad) itu jatuh saat menangani kebakaran hutan dan lahan di Kalteng.

Baca Juga:
Satu Korban Tewas dan Dua Evakuasi Usai Helikopter yang Padamkan Karhutla Jatuh di Kalteng

Untuk diketahui, helikopter Mi 17V5 mengalami kecelakaan setelah lepas landas dari Kuala Pembuang, pada pukul 09.55 WIB, Rabu (4/11/2026).

Baca Juga:
Helikopter Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla, Kemenhub Beberkan Kronologinya

Para prajurit di dalam helikopter tersebut bertugas menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), Kalimantan Tengah.

Saat mengambil air di perairan Desa Sungai Perlu untuk operasi water bombing, helikopter mengalami kendala terbang dan jatuh di perairan.

Sesaat setelah peristiwa itu, TNI Angkatan Darat mengirimkan personel untuk mengevakuasi para kru lewat jalur udara.

Kecelakaan itu mengakibatkan tiga prajurit TNI AD gugur. Mereka adalah Letkol Cpn (Anumerta) Dudi Firmansyah, Kapten Cpn (Anumerta) Nurhafiz Akbar dan Sertu (Anumerta) Heri Prasetyo.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kebakaran Stasiun Gambir Padam dalam 18 Menit, KAI Daop 1 Minta Maaf dan Tegaskan Perjalanan Kereta Api Normal
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Menaker Bagikan Lima Bekal Sukses Hadapi Persaingan Dunia Kerja kepada Siswa SMK
• 18 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Tak Dapat Lawan, Timnas Indonesia Batalkan Dua Laga FIFA Matchday November 2026, Diganti dengan TC
• 20 jam laluharianfajar
thumb
Banyak Area Rawan Tawuran dan Peredaran Narkoba, Pemerintah DKI Berencana Tambah Fasilitas CCTV
• 9 jam lalunarasi.tv
thumb
Unggul Segalanya, Bhayangkara FC Ekstra Waspada Antisipasi Kebangkitan PSS Sleman
• 5 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.