9 Pemain PSM Makassar Imbangi Borneo FC 1-1, Mufli Hidayat dan Stefan Jevtoski Diganjar Kartu Merah

harianfajar
2 jam lalu
Cover Berita

SAMARINDA, FAJAR – PSM Makassar menunjukkan mental bertanding luar biasa. Bermain dengan sembilan pemain, Juku Eja menahan imbang Borneo FC 1-1 pada pekan kesembilan Super League 2026/2027 di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (7/11/2026).

Dua pemain Juku Eja, Mufli Hidayat dan Stefan Jevtoski, diusir wasit setelah menerima kartu merah dalam pertandingan yang berlangsung panas tersebut.

Meski kehilangan dua pemain, PSM berhasil mempertahankan skor imbang hingga peluit panjang dibunyikan dan membawa pulang satu poin dari markas Pesut Etam.

Pertandingan ini juga diwarnai gol spektakuler Juan Villa yang mencetak gol dari jarak lebih dari 60 meter setelah melihat posisi penjaga gawang PSM, M Ardiansyah, terlalu jauh meninggalkan gawang.

Borneo FC lebih dahulu membuka keunggulan pada menit ke-44 melalui aksi Juan Villa yang melepaskan tendangan jarak jauh dari tengah lapangan.

Melihat Ardiansyah berada jauh dari garis gawang, Villa tanpa ragu mengirimkan bola melambung langsung menuju gawang PSM.

Ardiansyah berusaha mengejar bola dan kembali ke posisinya, tetapi gagal mencegah si kulit bundar masuk ke gawang.

Gol tersebut membuat Borneo FC menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.

PSM sebenarnya lebih dahulu mengambil kendali permainan dengan mengandalkan serangan dari kedua sisi lapangan melalui Rizky Eka dan Victor Luiz.

Sejumlah umpan silang sempat dilepaskan untuk membongkar pertahanan tuan rumah, tetapi barisan belakang Borneo FC masih mampu mengantisipasinya.

Penjaga gawang Borneo FC, Kadu, juga tampil cukup sigap dalam mengamankan beberapa ancaman yang datang dari sektor sayap.

Di tengah tekanan PSM, Borneo FC perlahan menemukan ritme permainan dan mulai melancarkan serangan balik.

Juan Villa sempat memberikan umpan terobosan kepada Marcos Astina yang bergerak masuk ke kotak penalti, tetapi Ardiansyah lebih cepat keluar dari sarangnya untuk menggagalkan peluang tersebut.

PSM juga memperoleh kesempatan melalui Stefan Jevtoski pada menit ke-26 setelah menerima operan Rizky Eka.

Gelandang PSM itu melepaskan tembakan keras menggunakan kaki kanan, tetapi bola lebih dahulu membentur pemain lawan sehingga hanya menghasilkan sepak pojok.

Memasuki babak kedua, kedua kesebelasan melakukan perubahan komposisi pemain untuk menjaga intensitas permainan.

PSM menarik M Ardiansyah yang mengalami cedera dan memasukkan Hilman Syah, sedangkan Borneo FC memberikan kesempatan kepada Moussa Diarra untuk menggantikan Gabriel Oliveira.

Perubahan tersebut tidak menghalangi PSM untuk meningkatkan tekanan dan mencari gol penyeimbang.

Hasilnya terlihat pada menit ke-55 ketika Fahrul Aditia sukses mengubah kedudukan menjadi 1-1.

Gol bermula dari aksi Rizky Eka yang menusuk melalui sisi kanan pertahanan Borneo FC sebelum mengirimkan umpan matang ke depan gawang.

Fahrul Aditia yang berada dalam posisi menguntungkan berhasil menyelesaikan peluang tersebut dan membuat PSM kembali ke dalam pertandingan.

Petaka Kartu Merah

Namun, kegembiraan PSM tidak berlangsung lama karena petaka datang sembilan menit berselang.

Mufli Hidayat harus meninggalkan lapangan pada menit ke-64 setelah terlibat insiden dengan Hugo Samir.

Dalam tayangan ulang, Mufli terlihat melakukan tindakan menanduk pemain Borneo FC tersebut sehingga wasit memutuskan memberikan kartu merah.

Wasit terlebih dahulu memeriksa insiden melalui Video Assistant Referee (VAR), tetapi keputusan pengusiran terhadap Mufli tetap tidak berubah.

Kehilangan satu pemain membuat PSM harus mengubah pendekatan permainan dan lebih berkonsentrasi menjaga pertahanan.

Sebaliknya, Borneo FC mulai leluasa memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk meningkatkan tekanan ke area pertahanan tim tamu.

Meski demikian, Pesut Etam belum mampu mengonversi sejumlah upaya serangan menjadi gol tambahan.

PSM bahkan masih berusaha mencari celah melalui serangan balik meskipun harus bermain dengan 10 orang.

Salah satu situasi terjadi ketika pemain PSM berusaha membangun serangan dari sisi kiri, tetapi pergerakannya dihentikan bek Borneo FC, Reva Adi Utama.

Pelanggaran tersebut sempat memancing protes dari kubu PSM karena Reva dianggap menjadi pemain terakhir yang menghalangi peluang serangan lawan.

Namun, wasit hanya mengeluarkan kartu kuning karena menilai lokasi pelanggaran masih cukup jauh dari kotak penalti.

Borneo FC terus berupaya memaksimalkan keunggulan jumlah pemain untuk memburu gol kemenangan, sementara PSM memilih memperkuat organisasi pertahanan.

Ketegangan pertandingan kembali meningkat menjelang laga berakhir ketika PSM harus kehilangan satu pemain lagi.

Stefan Jevtoski diganjar kartu merah sehingga jumlah pemain Juku Eja di lapangan tersisa sembilan orang.

Dalam kondisi tertekan dan kalah jumlah pemain, PSM tetap mampu menjaga konsentrasi hingga pertandingan selesai.

Tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga wasit meniup peluit panjang dan memastikan Borneo FC harus puas berbagi angka dengan PSM.

Hasil imbang ini membuat kedua tim sama-sama mengoleksi 10 poin dan masih berada di papan tengah klasemen sementara Super League.

PSM menempati peringkat ke-11, sedangkan Borneo FC berada satu tingkat di atasnya, yakni posisi ke-12. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sarwendah Bagikan Momen Bahagia dengan Thalia dan Thania, Aksi Gemas Keduanya Tuai Pujian
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Harga Emas Melejit Nyaris 5%, Kembali ke Level US$4.000-an
• 15 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Trump: AS kehilangan 3 triliun dolar karena Demokrat menang pemilu
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Hasil Paris Masters 2026: Menangi Duel Sengit Tiga Set Kontra Taylor Fritz, Carlos Alcaraz Melaju ke Babak Semifinal
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Angin Kencang Terjang Ciseeng Bogor, 2 Rumah dan PAUD Rusak
• 15 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.