Andi Widjajanto Ungkap Kejanggalan Alat Sadap Candiru di Kasus Prabowo, Ini Respons Said Didu

kompas.tv
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.TV — Mantan Gubernur Lemhannas Andi Widjajanto mengungkap kejanggalan terkait perangkat penyadapan Candiru dalam kasus dugaan penyadapan ilegal yang diungkap Bareskrim Polri.

Andi mengaku terkejut saat melihat perangkat yang ditampilkan dalam konferensi pers pengungkapan kasus tersebut.

Menurut Andi, Candiru merupakan perangkat penyadapan buatan Israel yang pernah dibeli pada masa dirinya menjabat sebagai Menteri Pertahanan.

Andi menjelaskan, perangkat tersebut hanya dapat diperoleh melalui kesepakatan antarpemerintah atau government to government yang melibatkan Kementerian Pertahanan.

"Ini Candiru, kotak ini Candiru yang dulu kita beli di masa Menhan Ryamizard Ryacudu. Ini buatan Israel. Candiru hanya akan diberikan ke kita kalau ada kesepakatan pemerintah dan pemerintah dan itu harus Kemhan. Nah, begitu dari Candiru itu nyelonong ke baju coklat, ya aneh,” kata Andi, di Bola Liar KompasTV, Jumat (7/11/2026). ). (timecode 1:43)

Pernyataan Andi kemudian ditanggapi mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu.

"Sebentar, kita harus ingatkan bahwa Kapolri menyadap bukan sebagai Kapolri," kata Said Didu.

Said mengingatkan bahwa dugaan penyadapan tersebut dilakukan oleh Kapolri bukan dalam kapasitasnya sebagai Kapolri.

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Frashiva Rizaldi

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Yuilyana

Sumber : Kompas TV

Tag
  • candiru
  • sadap presiden
  • sadap prabowo
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Atlet Menembak Makassar Borong Emas Porprov Sulsel 2026
• 19 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Trump Kini Sebut AS Jadi Penjajah di Iran dan Kuasai Selat Hormuz
• 12 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Jaminan Baru Tenaga Kerja | SAPA WARGA
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Jaring bibit atlet, Perbakin Temanggung gelar kejuaraan menembak
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
Semeru Erupsi Lagi, Warga Dilarang Beraktivitas di Radius 13 Km
• 16 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.