Zinedine Zidane Berduka atas Meninggalnya Striker Jesus de Miguel

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pelatih Timnas Prancis Zinedine Zidane menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya penyerang CD Tenerife Jesus de Miguel saat mengumumkan skuad terbarunya pada Jumat waktu setempat. Dikutip dari laporan Goal, juru taktik berkebangsaan Prancis tersebut mengaku sangat terpukul mendengar kabar duka dari kompetisi Spanyol.

Jesus de Miguel meninggal dunia pada usia 30 tahun setelah mengalami cedera fatal di area dada saat melakoni laga lanjutan kasta kedua Liga Spanyol. Kepergian sang juru gedor menyisakan duka mendalam bagi dunia sepak bola Eropa menjelang jeda internasional November.

Tragedi Benturan Fatal di Lapangan Hijau

Insiden memilukan terjadi saat Jesus de Miguel bertabrakan langsung dengan penjaga gawang FC Andorra Jesus Owono menjelang menit-menit akhir pertandingan pada 2 November. Benturan keras tersebut menyebabkan trauma tumpul pada organ dada serta memicu henti jantung di arena pertandingan.

Tim medis sempat memberikan tindakan resusitasi darurat sebelum melarikan sang pemain ke University Hospital of Nuestra Senora de Candelaria di Santa Cruz de Tenerife. Namun, kondisi pemain bernomor punggung tersebut kian memburuk sepanjang malam hingga akhirnya mengembuskan napas terakhir keesokan harinya.

Hasil autopsi awal mengonfirmasi trauma dada akibat kecelakaan sebagai penyebab utama kematian penyerang Spanyol tersebut. Pihak kepolisian dan otoritas pengadilan Spanyol membuka penyelidikan rutin terkait insiden kematian tidak wajar, potensi kelalaian, serta penerapan protokol medis darurat di sisi lapangan.

Ungkapan Dukacita dan Rasa Terpukul Zinedine Zidane

Zinedine Zidane menyempatkan diri secara khusus untuk mengenang kepergian Jesus de Miguel di tengah konferensi pers pemanggilan skuad internasional. Mantan pelatih Real Madrid ini bergabung bersama pelatih Spanyol Luis de la Fuente dan Florentino Perez dalam memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang di Navahermosa.

“Saya sedih dengan apa yang terjadi, sangat terpukul. Hal itu bahkan membuat saya merinding, karena Anda tidak pernah ingin melihat hal seperti itu di lapangan sepak bola,” ujar Zidane kepada para awak media.

Juru taktik berusia 52 tahun tersebut juga memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan oleh sang pemain. “Yang terpenting, saya merasa sedih untuk keluarganya. Saya berharap tidak akan pernah melihat hal seperti itu lagi di lapangan sepak bola sepanjang sisa hidup saya,” pungkasnya.

Kembalinya Kylian Mbappe dan Ambisi di Nations League

Di samping memberikan penghormatan kepada Jesus de Miguel, Zinedine Zidane merilis daftar 23 nama pemain yang dipersiapkan untuk agenda internasional bulan November. Sang kapten Kylian Mbappe dipastikan kembali memimpin rekan-rekannya usai pulih dari cedera, bersama penyerang muda Pablo Pagis yang mendapatkan panggilan tim nasional senior perdananya.

Prancis saat ini berada di puncak klasemen Grup A1 UEFA Nations League dengan perolehan sepuluh poin dari empat laga. Kehadiran sang penyerang andalan diharapkan mampu mempertahankan konsistensi performa tim demi menyegel tiket ke fase gugur.

Skuad berjuluk Les Bleus dijadwalkan melakoni laga krusial melawan Italia di Milan pada 12 November mendatang. Tiga hari berselang, Zinedine Zidane dan pasukannya akan menyudahi seluruh rangkaian pertandingan fase grup dengan menjamu Turki di Bordeaux.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dua Pemuda Hilang di Gunung Semeru, Diduga Mendaki Tanpa Prosedur Perizinan Resmi
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
PLN Electric Run 2026 Hadirkan Ajang Lari Berstandar Internasional dan Ramah Lingkungan
• 3 jam lalurepublika.co.id
thumb
Samuel Wattimena Rilis Buku tentang Sejarah Mode Indonesia, Ajak Desainer Muda Gali Budaya Lokal
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Trump dan Emir Qatar Bahas Upaya Redakan Ketegangan Timur Tengah
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Persija Menang Tipis 1-0 dari Persebaya, Shin Tae-yong dan Rizky Ridho Kompak Sorot Kualitas Rumput JIS
• 1 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.