BRUSSEL, KOMPAS.TV – Indonesia dan Uni Eropa berupaya memperkuat hubungan perdagangan dan investasi melalui Indonesia–EU Business Forum 2026 yang digelar di Brussel, Belgia, Jumat (6/11/2026).
Forum yang dihadiri lebih dari 200 pembuat kebijakan, pelaku usaha, investor, dan pakar industri dari Indonesia dan Eropa itu membahas peluang kerja sama ekonomi, terutama di sektor energi bersih, teknologi digital, transportasi berkelanjutan, konektivitas, dan industri maju.
Kegiatan yang diselenggarakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Brussel bersama The Brussels Times tersebut mengusung tema “Trade. Investment. Partnership.”
Forum ini juga memanfaatkan momentum positif dari Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA).
Duta Besar RI untuk Belgia, Luksemburg, dan Uni Eropa, Andy Rachmianto, mengatakan kedua pihak kini perlu menerjemahkan kesepakatan ekonomi tersebut menjadi manfaat nyata.
"Kita telah menghabiskan hampir sepuluh tahun untuk merundingkan berbagai ketentuan dari kemitraan ini. Kini saatnya kita menunjukkan hasil nyata yang dapat dicapai melalui kemitraan tersebut," ujar Andy saat membuka forum.
Baca Juga: Prabowo Tegaskan Komitmen Pemerintah Amankan Seluruh Investasi di Indonesia
Komisioner Eropa untuk Kesehatan dan Kesejahteraan Hewan, Olivér Várhelyi, juga menegaskan komitmen Uni Eropa untuk memperluas kerja sama ekonomi dengan Indonesia.
Menurut Várhelyi, Eropa siap mendukung kemitraan tersebut melalui investasi, inovasi, dan keahlian yang dapat memberikan manfaat bagi kedua pihak.
Salah satu hasil penting forum ini adalah penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Indonesia Battery Corporation (IBC) dan Avesta Holding NV dari Belgia.
Kesepakatan tersebut mencakup pengembangan teknologi baterai solid-state dan penyimpanan energi. Kerja sama ini diarahkan pada pengembangan kekayaan intelektual bersama serta komersialisasi teknologi baterai solid-state generasi terbaru.
Baca Juga: Dua Tahun Prabowo-Gibran: Rosan Klaim Realisasi Investasi Rp3.923 Triliun, Serap 5,4 Juta Pekerja
Dalam sesi penutupan, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Rosan Perkasa Roeslani, memaparkan upaya pemerintah memperbaiki iklim investasi, memperkuat regulasi, dan memberikan kepastian bagi investor internasional.
Forum tersebut juga mempertemukan perusahaan Indonesia dan Eropa melalui sejumlah pertemuan bisnis bilateral untuk menjajaki peluang kemitraan dan kerja sama konkret.
Selain membahas peluang ekonomi, peserta juga diperkenalkan dengan kekayaan budaya Indonesia melalui pertunjukan tari tradisional Bali, musik gamelan, serta sajian kuliner Nusantara.
Indonesia–EU Business Forum 2026 diharapkan menjadi langkah lanjutan untuk mendorong realisasi investasi, memperkuat kemitraan dunia usaha, dan menghasilkan manfaat ekonomi berkelanjutan bagi Indonesia dan Uni Eropa.
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Tussie Ayu Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : KBRI Brussel
- Uni Eropa
- investasi
- baterai





