JAKARTA, KOMPAS.TV - Awal November ini memasuki masa peralihan musim atau pancaroba, masa peralihan ini perlu diwaspadai terutama bagi kesehatan anak-anak. Cuaca yang tidak menentu ini kerap kali membawa dampak buruk kesehatan bagi anak-anak seperti demam, meriang, batuk dan pilek. Berikut resep ramuan herbal untuk menjaga imunitas anak ditengah musim pancaroba.
Dilansir dari Antaranews, Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), Dr. (cand.) dr. Inggrid Tania, M.Si mengenalkan beberapa tips alternatif dengan menggunakan ramuan tradisional alami.
Ramuan ini dibuat dengan tujuan untuk menjaga kesehatan sekaligus meredakan keluhan ringan pada anak yang disebabkan oleh musim peraliahan atau musim pancaroba.
Berikut beberapa ramuan alami lengkap dengan bahan, cara pembuatan dan aturan konsumsi.
Baca Juga: Polri dan BPOM Perketat Pengawasan Peredaran Obat Herbal Kratom, Ini Alasannya | JMP
Sirup Madu Bawang Jahe Untuk Anak Usia 1-12 TahunDr. Inggrid mengenalkan ramuan sirup madu bawang jahe untuk anak berusia 1 hingga 12 tahun yang mengalami batuk dan pilek
Bahan-bahan yang dibutuhkan:
- 30 mililiter madu murni
- 1 siung bawang merah
- 1 siung bawang putih
- 10 gram jahe segar
- Perasan setengah buah jeruk nipis
Tata Cara Pembuatan:
- Cincang halus bawang merah, bawang putih dan jahe segar
- Campurkan seluruh bahan yang telah dicincang dengan madu murni, lalu tambahkan perasan jeruk nipis
- Kocok campuran bahan dengan merata, lalu diamkan selama delapan jam pada suhu ruang
- Saring cairan tersebut dan simpan di dalam botol bersih dan simpan di dalam lemari pendingin (kulkas)
Aturan Pakai
- Untuk anak yang sedang sakit (demam, meriang, batuk atau pilek): berikan sebanyak 5 mililiter (1 sendok teh) sebanyak tiga kali sehari.
- Untuk pencegahan (anak dalam kondisi sehat): berikan 1 hingga 2 kali sehari untuk meningkatkan daya tahan tubuh
Baca Juga: Mengatasi Pegal Linu dengan Ramuan dari Kunyit, Bisa Dibuat Sendiri di Rumah
Sementara itu, untuk bayi berusia enam sampai 12 bulan atau satu tahun karena belum disarankan mengkonsumsi madu, terdapat alternatif berupa susu kunyit.
Cara Pembuatan
Campurkan seperdelapan hingga seperempat sendok teh kunyit bubuk ke dalam ASI (Air Susu Ibu) atau susu formula hangat dengan volume yang biasa dikonsumsi oleh bayi
Aturan Konsumsi
- Untuk bayi kondisi sehat: Berikan satu kali sehari
- Untuk bayi kondisi demam, meriang, atau batuk-pilek: dapat diberikan hingga tiga kali sehari
Dr. Inggrid mengingatkan untuk para orang tua bahwasanya pemberian ramuan alami ini idealnya diberikan saat anak pada kondisi sehat. Meskipun berbahan alami, tetap perhatikan beberapa faktor penting seperti:
- Faktor usia dan kondisi fisik: sesuaikan jenis ramuan dengan batasan usia anak
- Potensi alergi: cermati kemungkinan adanya alergi atau ketidakcocokan anak dengan bahan-bahan tersebut
Selain ditunjang ramuan tradisional, perlindungan daya tahan tubuh anak selama masa pancaroba harus diimbangi dengan langkah-langkah berikut:
- Pemenuhan gizi seimbang setiap hari,
- Istirahat yang cukup
- Menjaga kebersihan lingkungan dan kebersihan diri anak
- Memastikan kebutuhan cairan tercukupi
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Dhimas Risang Sri Arya Naratama Editor : Gading-Persada
Sumber : Antaranews
- resep
- ramuan
- herbal
- imunitas anak
- musim pancaroba





