HARIAN.FAJAR.CO.ID, WAJO – Bupati Wajo, Andi Rosman, turun langsung memimpin defile kontingen Kabupaten Wajo dalam pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulsel XVIII di Stadion Lapatau Matannatikka, Watampone, Kabupaten Bone, Sabtu (7/11/2026).
Kehadirannya menjadi suntikan motivasi bagi ribuan atlet yang siap berjuang mengharumkan nama daerah.
Andi Rosman tampil bersama Ketua Tim Penggerak PKK Wajo, Fatmawati Amin, Sekretaris Daerah Armayani, Ketua KONI Wajo Hermansyah beserta jajaran, unsur Forkopimda, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta anggota DPRD Wajo.
Ribuan atlet, ofisial, dan manajer cabang olahraga (cabor) mengikuti barisan defile dengan penuh antusias. Mereka melambaikan tangan saat melintas di depan panggung kehormatan.
Pembukaan ajang olahraga terbesar di Sulawesi Selatan tersebut secara resmi dilakukan Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. Prosesi diawali dengan penampilan atraksi Marching Band Taruna Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).
Dengan mengusung semangat Yassiwajori, kontingen Kabupaten Wajo bergabung bersama peserta dari berbagai kabupaten dan kota lainnya untuk memeriahkan pesta olahraga empat tahunan tersebut.
Andi Rosman mengatakan, keikutsertaan Wajo dalam Porprov XVIII merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan olahraga sekaligus meningkatkan prestasi atlet.
Menurutnya, ajang tersebut tidak semata-mata menjadi tempat berburu medali, tetapi juga kesempatan bagi atlet Wajo untuk menunjukkan kemampuan, mental bertanding, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas.
“Mereka adalah putra-putri terbaik daerah yang membawa harapan dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Wajo,” ujar Andi Rosman.
Dia pun meminta seluruh atlet agar tampil maksimal dalam setiap pertandingan. Kekompakan, semangat juang, dan sportivitas harus menjadi pegangan selama membela nama Kabupaten Wajo.
“Berjuanglah dengan maksimal, jaga kekompakan, junjung tinggi sportivitas, dan jangan mudah menyerah. Tunjukkan bahwa atlet Wajo mampu bersaing dan meraih prestasi di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan,” tegasnya.
Andi Rosman juga mengajak seluruh masyarakat Wajo untuk memberikan doa dan dukungan kepada para atlet yang sedang berjuang di arena Porprov XVIII.
Dia menekankan, pencapaian prestasi olahraga membutuhkan kerja sama seluruh elemen, mulai dari atlet, pelatih, pengurus cabang olahraga, KONI, pemerintah daerah, hingga masyarakat.
“Untuk mengukir prestasi dalam olahraga tentu membutuhkan kerja sama semua pihak. Dukungan pemerintah dan masyarakat menjadi bagian penting dalam perjalanan atlet meraih keberhasilan,” jelasnya.
Lebih jauh, Andi Rosman mengingatkan agar semangat Yassiwajori senantiasa menjadi identitas dan kekuatan bagi seluruh atlet Wajo.
“Semangat Yassiwajori harus selalu melekat dalam diri setiap atlet Wajo. Di mana pun kita berada dan dalam kondisi apa pun, identitas sebagai orang Wajo harus menjadi kekuatan untuk terus berjuang, pantang menyerah, dan memberikan yang terbaik,” tandasnya.





