Tingkatkan Penjualan, Petani Alpukat Sumberejo Lampung Kembangkan Usaha Bersama BRI

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Alpukat menjadi salah satu komoditas unggulan di Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Tanggamus, Lampung. Dikenal berkat daging buahnya yang lembut dan kaya rasa, alpukat dari wilayah ini diminati konsumen dan terus membuka peluang ekonomi bagi petani setempat.

Meski begitu, pemasaran masih menjadi tantangan, terutama saat panen raya. Hasil kebun yang meningkat dalam waktu hampir bersamaan membutuhkan lebih banyak pembeli agar dapat terserap dengan baik.

Kondisi tersebut mendorong Prayitno, salah satu penggerak kelompok tani alpukat di Sumberejo, untuk membangun pemasaran bersama petani di sekitarnya. Berbekal pengalamannya sebagai petani, ia memahami bahwa hasil panen membutuhkan jalur pemasaran yang jelas agar nilainya tetap terjaga.

“Saya berangkat dari petani, jadi paham betul tantangannya. Petani sudah menanam, merawat, lalu ketika panen yang dipikirkan berikutnya ya bagaimana hasil ini bisa terjual dengan baik. Karena itu kami coba berkembang bersama, merangkul petani di sekitar supaya hasil panennya bisa sama-sama kita pasarkan,” ucap Prayitno.

Prayitno kemudian mulai menghimpun alpukat dari sejumlah petani untuk dibawa ke pasar induk. Upaya memperluas pemasaran tersebut perlahan berkembang menjadi jaringan usaha bersama petani di lingkungannya.

Dalam perkembangannya, Prayitno melihat kebutuhan petani tidak hanya berkaitan dengan penjualan hasil panen. Mereka juga membutuhkan dukungan agar kegiatan budi daya tetap berjalan hingga musim berikutnya. Karena itu, dalam kondisi tertentu, ia turut membantu kebutuhan modal petani yang menjadi mitranya.

“Kalau ada petani yang butuh modal, kadang kami bantu. Karena kalau petaninya bisa terus jalan, hasilnya juga bisa terus kami pasarkan bersama. Jadi memang kami tumbuhnya dari lingkungan sendiri,” kata Prayitno.

Melalui pola tersebut, petani dapat fokus merawat kebun dan menjaga kualitas buah. Sementara itu, jaringan pemasaran terus dikembangkan agar hasil panen bisa menjangkau lebih banyak pembeli.

Bagi Prayitno, luasnya pasar ikut menentukan keberlanjutan usaha. Bertambahnya pembeli memperbesar peluang hasil panen terserap, sehingga modal dapat kembali berputar dan kegiatan budi daya berlanjut pada musim berikutnya.

Perluas Jaringan Usaha melalui Klasterku Hidupku

Bersama kelompok tani di wilayahnya, Prayitno kemudian terhubung dengan program Klasterku Hidupku dari BRI. Kerja sama tersebut berawal ketika BRI melakukan survei kepada kelompok tani dan membuka peluang kolaborasi.

Melalui program ini, kelompok tani mendapatkan kesempatan untuk memperluas jaringan usaha dan akses pasar. Dukungan tersebut membantu membuka peluang pemasaran alpukat Sumberejo kepada lebih banyak pembeli.

Perkembangannya mulai terlihat dari kinerja usaha. Prayitno menyebut omzet dan penjualannya menunjukkan tren peningkatan, dengan perkiraan pertumbuhan sekitar 30 persen.

Kenaikan tersebut memungkinkan lebih banyak hasil panen petani dipasarkan. Jaringan penjualan yang semakin luas juga meningkatkan kemampuan usaha untuk menampung hasil kebun warga, sehingga manfaat pertumbuhannya dapat dirasakan lebih banyak petani.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengatakan bahwa melalui program Klasterku Hidupku, BRI terus mendorong kelompok usaha berbasis potensi lokal agar semakin kuat dari sisi kapasitas usaha, jaringan, dan akses pasar.

Menurutnya, potensi ekonomi daerah akan semakin kuat ketika pelaku usaha di dalamnya dapat tumbuh bersama.

"Dengan demikian, pengembangan klaster tidak hanya diarahkan pada peningkatan kapasitas produksi, tetapi juga bagaimana membuka akses pasar, memperkuat jaringan usaha, dan menciptakan lebih banyak peluang agar manfaat pertumbuhan dapat dirasakan masyarakat di sekitarnya,” ujar Dhanny.

Hingga September 2026, BRI telah mengembangkan lebih dari 45 ribu klaster usaha di berbagai daerah melalui program Klasterku Hidupku. Program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem usaha produktif berbasis komunitas.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bertambah, Korban Tewas Penembakan di Alun-alun Krakow Polandia Jadi 6 Orang
• 11 jam laludetik.com
thumb
Cinta Laura Bagikan Kiat Bangun Startup, Tekankan Pentingnya Pengalaman Kerja Sebelum Jadi Bos
• 6 jam lalurepublika.co.id
thumb
Berkaitan dengan Kesembuhan hingga Pemulihan, Ini Arti Mimpi Susu yang Miliki Makna Penting
• 18 jam lalugrid.id
thumb
Jadwal Pemadaman Listrik di Makassar Hari Ini 8 November 2026, Puluhan Wilayah Terdampak hingga Dini Hari
• 3 jam laluharianfajar
thumb
Lebih dari 90 Universitas Eropa Berpartisipasi di Pameran EHEF 2026 Jakarta
• 19 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.