JAKARTA, DISWAY.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan 100 persen warga Jakarta dapat terlayani akses air bersih pada 2029.
Untuk mewujudkan target tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendorong PAM Jaya agar terus meningkatkan pelayanan dan memperluas akses air bersih bagi masyarakat.
Politikus PDI Perjuangan itu mengatakan, pencapaian target tersebut bukan perkara mudah.
BACA JUGA:Pramono Minta ASN DKI Bijak Bermedsos: Jangan Posting Sesukanya!
Karena itu, ia meminta PAM Jaya menjalankan pengelolaan perusahaan secara profesional agar kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi.
“Saya berkeinginan tahun 2029 PAM Jaya sudah bisa memberikan kontribusi 100 persen air bersih yang ada di Jakarta. Dan itu tugas tidak ringan,” kata Pramono di Halte Bendungan Hilir, Jakarta Pusat pada Minggu, 8 November 2026.
Selain mendorong peningkatan pelayanan, Pramono juga membuka peluang bagi PAM Jaya untuk melakukan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) pada 2027.
Namun, rencana tersebut bergantung pada kondisi pasar yang dinilai memungkinkan.
“Kalau pasarnya baik, saya mengizinkan PAM Jaya untuk IPO di tahun 2027 nanti,” ujarnya.
Pramono menegaskan, pengelolaan PAM Jaya harus dilakukan secara profesional karena air merupakan kebutuhan bersama masyarakat.
BACA JUGA:Pramono Ungkap Jakbar Jadi Wilayah Paling Rawan Banjir pada Musim Hujan 2027
Ia pun meminta perusahaan daerah tersebut memberikan kemudahan bagi warga Jakarta dalam memperoleh akses air bersih.
“Karena bagaimanapun air itu adalah milik kita bersama dan kebutuhan kita bersama. Dan saya meminta PAM Jaya dalam hal ini betul-betul mengelola secara profesional, memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk bisa mendapatkan air bersih di Jakarta ini,” tuturnya.
Sementara itu, Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin mengungkapkan, pihaknya juga menyiapkan fasilitas water station yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis.
Melalui fasilitas tersebut, warga Jakarta nantinya bisa mendapatkan air minum secara cuma-cuma.
- 1
- 2
- »





