Sejumlah organisasi masyarakat (Ormas) menggelar Aksi Rakyat Bela Indonesia atau ARBI. Mereka mendesak putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan Mahkamah Agung (MA) terkait syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ditindaklanjuti oleh pemerintah dan DPR.
Aksi ini digelar di Lapangan Masjid Agung Al-Azhar, Jakarta Selatan, Minggu (8/11/2026). Salah satu tokoh yang hadir ialah mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie.
"Supaya apa yang sudah diputuskan oleh MK, diputuskan oleh MA, nah itu dijadikan pegangan untuk mengambil keputusan supaya ada penyelesaian keributan yang nggak habis-habis ini, gitu loh," ujarnya.
Dia khawatir masalah pendidikan Gibran bakal mengganggu stabilitas pemerintahan selam 3 tahun ke depan. Dia menyebut partai-partai politik yang punya kursi di DPR harus segera membuat keputusan.
"Terutama adalah pimpinan partai, delapan partai. Kan yang menentukan sekarang ini pimpinan partai. Maka mudah-mudahan keputusan segera diambil dengan musyawarah, gitu, yang intinya apa yang terjadi sekarang ini nggak boleh dibiarkan," ujarnya.
(ial/haf)





