Pramono: Angka Tawuran di Kampung Melayu Turun dari 132 Jadi 20 Kasus Sepanjang 2026

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat angka tawuran di Kampung Melayu, Jakarta Timur, menurun dari 132 menjadi 20 kasus pada 2026, seiring pemanfaatan sasana tinju sebagai sarana pembinaan dan penyaluran energi anak muda.

"Tahun 2026, sampai dengan bulan Oktober ini, tawurannya hanya 20 kali, jadi turun 110 kali tawuran," kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Halte Bendungan Hilir PAM JAYA Jakarta, Minggu (8/11/2026).

Baca Juga :
DKI Salurkan KJP Plus Gelombang III untuk 22.567 Siswa dan KJMU untuk 6.587 Mahasiswa
Klaim Pramono Fasilitas Ring Tinju di Kolong Flyover Buat Angka Tawuran di Jaktim Menurun

Dia pun mengapresiasi PAM JAYA yang telah berkontribusi melalui tanggung jawab sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR) sejumlah kegiatan olahraga di ibu kota, di antaranya lari, tinju dan liga aspal.

Kontribusi sosial tersebut dinilai mampu menjawab tantangan dengan menjangkau segmentasi warga Jakarta yang beragam.

"Di Kampung Melayu itu tahun lalu 2025, tawurannya sampai dengan satu tahun itu 132 kali. Karena ada fasilitas CSR yang diberikan oleh PAM JAYA, terutama sasana tinju, dan mereka yang tawuran dulunya masing-masing gengnya, sekarang menjadi satu, olahraga bersama," tutur Pramono.

Untuk itu, dia berpesan kepada Wali Kota Jakarta Timur Munjirin agar menggelar perlombaan Piala Jakarta Timur sebagai sarana mencegah tawuran, terutama melalui olahraga tinju.

Sebelumnya, Pramono telah meresmikan fasilitas sarana olahraga ring tinju yang berlokasi di bawah jalan layang atau flyover Pasar Rebo.

Dia menuturkan melalui fasilitas olahraga itu, energi para pemuda kini dapat disalurkan ke berbagai kegiatan positif. Maka dari itu, ia ingin mereplikasi penyediaan sarana olahraga tersebut di wilayah Jakarta lainnya.

Pembangunan fisik arena ring tinju di Kampung Melayu itu berlangsung sejak 20 Agustus hingga 23 Oktober 2026, dengan berkolaborasi bersama PAM Jaya.

Selain di Jakarta Timur, PAM Jaya juga diminta agar berpartisipasi dalam mengalihfungsikan kolong flyover di Jakarta Utara menjadi sarana olahraga yang dibutuhkan masyarakat. (Ant)

Baca Juga :
Pramono Mau Bangun Ring Tinju di Manggarai Cegah Tawuran
Pramono Mau Kawasan Mangrove di Kamal Muara Jadi Kebun Raya Jakarta
Banyak Pesta Miras hingga Pungli, Pramono Mau Tertibkan Kalijodo Lagi

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Relawan SPPG Lapadde 2 Parepare dan Warga Bergotong Royong Bersihkan Drainase
• 21 jam laluharianfajar
thumb
Hasil Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Jay Idzes Main Penuh, Sassuolo Dipermalukan AS Roma Tiga Gol Tanpa Balas
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Mengenal Washoku, Budaya Kuliner Tradisional Jepang yang Diakui UNESCO
• 19 jam lalubeautynesia.id
thumb
BMKG prakirakan sejumlah wilayah Indonesia diguyur hujan pada Minggu
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
BeauPicks: 5 Skincare Jepang yang untuk Kulit Glowing
• 23 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.