Empat Mahasiswa Tertimpa Pohon Tumbang di Curug Lawe Kendal, Seorang Tewas

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Kendal: Pohon berdiameter sekitar 90 sentimeter tumbang disertai longsoran material tanah dan batu di kawasan wisata Curug Lawe Sicepit, Desa Ngesrep Balong, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Sabtu, 7 November 2026. Peristiwa tersebut menyebabkan seorang mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) meninggal dunia, sementara tiga orang lainnya selamat dengan kondisi luka-luka.

Kawasan wisata tersebut tampak sepi pada Minggu, 8 November 2026, setelah insiden yang terjadi sehari sebelumnya. Sejumlah petugas kepolisian dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendal terlihat bersiaga sekaligus melakukan pembersihan di lokasi kejadian.

Korban meninggal diketahui bernama Dhea Syifaul Qolbi, 19, mahasiswa Unnes asal Desa Pencabean, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal. Jenazah korban berhasil dievakuasi oleh petugas setelah proses pencarian dan penanganan di lokasi.

Kapolsek Limbangan AKP Sigit Heri Wibowo mengatakan tiga korban lainnya mengalami luka-luka, tetapi berhasil selamat. Mereka ialah Bimo Putra Maulana, 20, warga Pencabean, Pangkah, Kabupaten Tegal, serta Aura Artika, 20, dan Dita, 20, warga Kaliwungu, Kendal.
 

Baca Juga :

Angin Kencang Rusak Puluhan Rumah di Ciamis dan Tasikmalaya


"Satu meninggal dunia bernama Dhea Syifaul Qolbi (19), sedangkan tiga orang lainnya luka-luka dsn selamat yaitu Bimo Putra Maulana (20) warga Pecabean, Pangkah, Kabupaten Tegal, Aura Artika (20) dan Dita (20) warga Kaliwungu, Kendal," kata Kepala Polsek Limbangan AKP Sigit Heri Wibowo, Minggu, 8 November 2026.

Sigit menjelaskan, berdasarkan pendataan, Dhea merupakan mahasiswa Unnes. Sementara itu, Aura Artika dan Dita Eliana tercatat sebagai mahasiswi Universitas Semarang (USM), sedangkan Bima Putra Mulana merupakan mahasiswa Universitas PGRI Semarang (UPGRIS).

Peristiwa bermula ketika rombongan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Semarang berwisata ke Curug Lawe Sicepit. Sekitar pukul 16.00 WIB, saat hendak meninggalkan kawasan wisata, mereka mendengar suara gemuruh dari bagian atas tebing.

Suara tersebut kemudian disusul jatuhnya material batu berukuran kecil dan pohon besar dari tebing. Keempat mahasiswa yang berada di bawah berusaha menjauh untuk menyelamatkan diri.


Ilustrasi-pohon tumbang


Kepala BPBD Kendal Toni Ari Wibowo mengatakan pohon tumbang disertai longsoran material dari bagian atas tebing terjadi saat para mahasiswa berada di area bawah. Dalam kejadian tersebut, Dhea tertimpa pohon dan material longsoran hingga terjepit.

"Namun naas Dhea Syifaul Qolbi tertimpa pohon itu dan reruntuhanvhibgfa terjepit," imbuhnya.

Toni menjelaskan, Bima Putra Mulana juga sempat tertimbun material pasir dan kehilangan kesadaran. Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Limbangan untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, Dhea berhasil dievakuasi sekitar pukul 18.30 WIB. Setelah dievakuasi, jenazah korban dibawa ke RSUD Soewondo Kendal untuk proses pemulasaraan.

"Setelah pemulasan jenazah, selanjutnya kotban meninggal diserahkan ke pihak keluarga yang telah dihubungi tim," ujar Toni.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Resmi! Francesco Bagnaia Absen di MotoGP Qatar 2026, Alami Cedera Dua Tulang Kaki Patah
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Rumah Sakit Mulai Mengadopsi AI dan Digitalisasi, Apa Dampaknya bagi Pelayanan Pasien?
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini 8 November 2026, BMKG: Dominasi Berawan, Persiapan Musim Hujan
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Bali operasikan bus listrik gratis mulai 9 November
• 49 menit laluantaranews.com
thumb
Puisi dan Lukisan Merawat Harapan
• 20 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.