Harga Pangan Akhir Pekan: Beras- Daging Naik, Cabai Melandai

celebesmedia.id
2 jam lalu
Cover Berita

CELEBESMEDIA.ID, Makassar — Harga mayoritas komoditas pangan pokok nasional terpantau merangkak naik pada perdagangan akhir pekan ini, Minggu (8/11/2026). 

Berdasarkan data terbaru Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia per pukul 13.30 WITA, lonjakan harga melanda sejumlah kebutuhan dasar mulai dari seluruh varian beras, daging sapi, minyak goreng, hingga gula pasir. Meski demikian, pergerakan harga cabai tercatat mulai mereda dan seluruh jenisnya kini terkendali di bawah kisaran Rp100.000 per kilogram.

Kenaikan paling konsisten terjadi pada komoditas beras. Beras kualitas bawah I naik 0,33 persen atau Rp50 menjadi Rp15.000 per kg, sedangkan kualitas bawah II bertahan stabil di angka Rp14.800 per kg. Tren serupa menimpa beras medium I yang melambung 0,30 persen menjadi Rp16.700 per kg dan medium II naik di persentase yang sama menjadi Rp16.500 per kg. Sementara itu, kelompok beras super turut terkerek, di mana super I kini menyentuh Rp18.050 per kg (naik 0,28 persen) dan super II berada di posisi Rp17.500 per kg (naik 0,29 persen).

Dinamika fluktuatif mewarnai bumbu dapur, khususnya kelompok cabai dan bawang. Cabai merah keriting mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 6,47 persen atau Rp5.400 menjadi Rp88.900 per kg.

Cabai rawit merah ikut menanjak tipis 0,52 persen ke level Rp96.700 per kg, namun dipastikan tetap berada di bawah ambang Rp100.000. Sebaliknya, penurunan harga melanda cabai merah besar sebesar 1,47 persen menjadi Rp70.550 per kg dan cabai rawit hijau yang merosot 1,79 persen ke angka Rp76.950 per kg. Untuk bumbu penyedap, bawang merah dan bawang putih sedang kompak merangkak naik masing-masing menjadi Rp37.500 per kg (naik 1,08 persen) dan Rp38.550 per kg (naik 0,78 persen).

Sektor protein dan bahan pokok lainnya juga menunjukkan pergerakan variatif. Daging sapi kualitas 1 naik 0,39 persen menjadi Rp153.300 per kg, disusul kualitas 2 yang menguat 0,28 persen di level Rp144.100 per kg. Di sisi lain, konsumen mendapat angin segar dari komoditas unggas; daging ayam ras segar terkoreksi 1,03 persen menjadi Rp38.600 per kg dan telur ayam ras melandai 0,51 persen ke angka Rp29.200 per kg.

Adapun untuk komoditas pemanis dan minyak goreng, tren pengetatan harga masih berlanjut. Minyak goreng kemasan bermerek 1 dan 2 naik tipis masing-masing menjadi Rp24.450 per kg dan Rp23.700 per kg, sementara minyak goreng curah tidak mengalami perubahan di harga Rp20.350 per kg. Penutup, gula pasir kualitas premium dan lokal sama-sama mengalami penyesuaian naik Rp150, masing-masing diperdagangkan pada level Rp20.750 per kg dan Rp19.650 per kg.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Komisi III DPR dan Kapolri Raker Kamis Depan, Usut Dalang Penyadapan Presiden
• 3 jam laludetik.com
thumb
Ramalan Zodiak Capricorn Bulan November 2026
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Bukan Cuma Bazar! Livin’ MARKT Boyong 250 Brand Lokal dari Fashion sampai Parfum!
• 11 jam laluherstory.co.id
thumb
Andre Rosiade Dorong Padel Jadi Olahraga Prestasi Lewat Turnamen Rutin
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Dari Lintasan Balap hingga Ekonomi Lokal, Pertamina Mandalika Racing Series Dorong Kemajuan Motorsport Indonesia
• 19 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.