Partai Gelora Dorong Parliamentary Threshold 0 Persen dan Penyederhanaan Administrasi Pemilu 2029

tvonenews.com
57 menit lalu
Cover Berita

Surabaya, tvOnenews.com – Wacana penghapusan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold kembali menjadi perhatian menjelang Pemilu 2029. Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia mendorong agar ketentuan tersebut ditetapkan nol persen sekaligus mengusulkan penyederhanaan proses administrasi bagi partai politik yang telah mengikuti pemilu sebelumnya.

Ketua Umum Partai Gelora, Anis Matta, mengatakan perubahan regulasi pemilu diperlukan agar pendanaan partai politik tidak terlalu banyak terserap untuk memenuhi kebutuhan administratif. Menurutnya, anggaran tersebut seharusnya dapat dialokasikan lebih besar untuk kegiatan kampanye dan penyampaian program kepada masyarakat.

“Partai Gelora ingin mendorong undang-undang pemilu yang memfokuskan pendanaan partai politik lebih banyak pada proses kampanye, bukan tersedot pada urusan administrasi,” jelasnya, Minggu (8/11/2026).

Selain mengusulkan penghapusan ambang batas parlemen, Partai Gelora juga menyoroti mekanisme verifikasi partai politik. Anis menilai partai yang telah mengikuti pemilu sebelumnya tidak perlu kembali menjalani seluruh tahapan verifikasi administrasi dan faktual.

Usulan tersebut didasarkan pada pertimbangan efisiensi anggaran dan proses penyelenggaraan pemilu. Dengan penyederhanaan administrasi, partai politik diharapkan memiliki lebih banyak ruang untuk mengalokasikan sumber daya dalam menyampaikan gagasan serta program kepada pemilih.

Dorongan perubahan aturan tersebut juga berkaitan dengan persiapan Partai Gelora menghadapi Pemilu 2029. Pemilu mendatang akan menjadi kontestasi kedua yang diikuti partai tersebut sejak berdiri.

Anis mengakui perolehan suara partainya pada pemilu sebelumnya belum mencapai target yang diharapkan. Karena itu, partainya kini mempersiapkan diri untuk memperoleh dukungan lebih besar pada pemilu berikutnya.

“Sebagai partai baru, Pemilu 2029 nanti adalah pemilu kedua yang kita ikuti. Capaian kita pada pemilu yang lalu belum seperti yang kita inginkan, tetapi juga tidak jelek. Karena itu, sekarang kita bekerja keras untuk mencapai target yang lebih besar lagi,” ungkap Anis Matta.

Partai Gelora menilai penghapusan ambang batas parlemen dan penyederhanaan administrasi perlu menjadi bagian dari pembahasan regulasi pemilu mendatang. Namun, usulan tersebut juga berkaitan dengan desain sistem kepemiluan yang perlu mempertimbangkan efektivitas penyelenggaraan, representasi politik, serta mekanisme keterwakilan di parlemen. (zaz/gol)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perempuan di Karawang Tewas Dianiaya Gegara Pacar Cemburu, Pelaku Sempat Buat Skenario Korban Meninggal karena Sakit
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
3 Pebulutangkis Muda Indonesia Bersinar di Kejuaraan Dunia Junior 2026, Bonus Apresiasi Rp200 Juta
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
PSIS Akhirnya Putus Rekor Tanpa Kemenangan, Widodo C Putro Lega Lolos dari Pemecatan
• 18 jam lalubola.com
thumb
Hasil Nottingham Forest vs Man City: Brace Delap Bikin The Citizens Tumbang Lagi
• 11 jam lalumedcom.id
thumb
Empat Jenderal Terseret Kasus Penyadapan Presiden, Apa yang Terjadi Berikutnya?
• 17 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.