Lebih dari 3.000 Pelajar RI Belajar ke Eropa Sejak 2021, Dubes Uni Eropa: Potensinya Masih Besar

disway.id
9 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Hervé Delphin, mencatat lebih dari 3.000 pelajar Indonesia telah mendapatkan manfaat langsung dari program pertukaran dan beasiswa Eropa sejak 2021.

Hal itu ia sampaikan dalam sesi media brief European Higher Education Fair (EHEF) Indonesia 2026 di Jakarta, Sabtu (7/11).

BACA JUGA:Helikopter Super Puma Jatuh Saat Water Bombing, Tiga Kru Dilaporkan Selamat

"Selama bertahun-tahun ada banyak sekali pelajar Indonesia yang mendapat manfaat dari peluang dan pertukaran EHEF. Sejak 2021 kami memiliki lebih dari 3.000 pelajar Indonesia yang telah mendapatkan manfaat langsung dari program ini," kata Hervé.

Ia menjelaskan, setiap tahun Uni Eropa dan negara-negara anggotanya memberikan beasiswa bagi lebih dari 1.000 pelajar Indonesia melalui program Erasmus Plus untuk belajar ke Eropa. Jumlah tersebut berimbang dengan pelajar Eropa yang datang ke Indonesia.

"Secara keseluruhan, Uni Eropa dan negara-negara anggota setiap tahun memiliki sedikit lebih dari 1.000 pelajar Indonesia yang mendapatkan manfaat dari program Erasmus Plus untuk pergi belajar ke Eropa. Dan kami memiliki jumlah yang hampir setara, 1.100 pelajar Eropa yang datang ke Indonesia. Ini adalah jumlah yang cukup luar biasa," ujarnya.

BACA JUGA:Helikopter Pemadam Karhutla Jatuh di Sungai Barito

Meski begitu, menurut Hervé, potensi Erasmus masih bisa dimaksimalkan untuk menjaring lebih banyak mahasiswa Indonesia.

"Karena kami berpikir bahwa untuk Erasmus masih ada potensi yang lebih besar bagi lebih banyak pelajar Indonesia untuk datang ke Eropa. Jadi acara seperti hari ini membantu mempromosikan dan menunjukkan daya tarik Eropa dan peluang bagi pelajar Indonesia," katanya

Hervé menyebut, para pelajar tidak hanya berperan sebagai mahasiswa, tetapi juga sebagai jembatan penghubung antara Indonesia dan Eropa, termasuk melalui peran diaspora.

"Karena mereka bukan hanya pelajar, mereka juga pembangun jembatan. Merangkul diaspora dan memanfaatkan potensi diaspora juga untuk keuntungan Indonesia dan saya pikir ini adalah situasi yang saling menguntungkan," ucapnya.

BACA JUGA:35 Ucapan Hari Pahlawan 2026 Penuh Semangat Nasionalisme, Bagikan Jadi Caption Medsos

Tahun ini, EHEF memasuki edisi ke-18 dan tidak hanya digelar di Jakarta. Sebelumnya, pameran yang sama digelar di Yogyakarta pada pertengahan minggu dan menarik lebih dari 5.000 pengunjung.

"Jadi ini adalah edisi ke-18 di Indonesia, tidak hanya di Jakarta. Kami baru saja kembali dari Jogja di pertengahan minggu ini di mana kami melihat lebih dari 5.000 pengunjung," ujarnya.

EHEF 2026 juga membawa format baru. Jika sebelumnya fokus pada mobilitas pelajar, tahun ini Uni Eropa meluncurkan EU Network of University Partnership (EUnUP) yang menekankan kerja sama di tingkat institusi.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Berita Populer: Lelang Avanza Veloz Rp 55 Juta; Investasi Danantara untuk Mobil Nasional
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Prediksi Bali United Vs Persik Kediri di BRI Super League: 17 Gol dalam 4 Laga Home, Serdadu Tridatu Siap Teror Macan Putih
• 18 jam lalubola.com
thumb
Bukan Hanya Prabowo, Rismon Sianipar Ternyata Mengaku Sempat Disadap
• 14 jam laluokezone.com
thumb
Kemenhub Prediksi Mobilitas Libur Nataru Capai 120 Juta Orang
• 12 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Menebak Arah Kerja Sama Industri Pertahanan Indonesia - Korea Selatan
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.