JEKATE Run 2026 bakal Eksplorasi Rute Lari Jakarta Selatan

metrotvnews.com
8 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Lonjakan pesat tren olahraga lari di Indonesia dalam kurun waktu satu dekade terakhir mendorong para penyelenggara acara untuk terus mengeksplorasi lintasan baru di kawasan perkotaan. Pada ajang JEKATE Running 2026 by PAM JAYA, penyelenggara memutuskan untuk memperluas area perlombaan menuju kawasan Jakarta Selatan guna memberikan pengalaman baru dan ruang lari yang lebih lega bagi para peserta.

"Jadi yang unik nanti di Jakarta itu adalah kita mau meluaskan tempat bermain, begitu ya. Jadi kita kali ini mau dibawanya ke Jakarta Selatan," ujar Race Director JEKATE Running 2026 by PAM JAYA, Reza Puspo, di Jakarta Pusat, Minggu, 8 November 2026.
 

Baca Juga :

Jekate Run 2026 Digelar 13 Desember, Pramono Anung Ajak Warga Lawan Mager

Reza menceritakan perkembangan iklim olahraga lari di Ibu Kota yang dinilainya telah bergeser secara drastis jika dibandingkan saat ia mulai menekuni hobi lari belasan tahun lalu.

“Jadi, mungkin saya mau tarik mundur dulu, Mbak ya. Jadi kalau kita ngomongin tentang Jakarta, saya itu sudah lari dari tahun 2009,” tutur Reza.

Menurut Reza, pada 2009 silam pilihan lomba lari di dalam negeri masih sangat terbatas sehingga para pegiat lari kerap harus pergi ke luar negeri untuk berpartisipasi dalam event marathon. Kondisi tersebut bertolak belakang dengan situasi terkini, di mana jumlah agenda lari di tanah air telah menembus angka ratusan kegiatan dalam setahun.

“Tarik maju tahun 2025 di Indonesia itu ada kurang lebih 600 lomba lari, mulai dari yang fun run sampai enggak fun. Yang enggak fun tuh ultra ya, yang di atas 42 kilometer lah begitu ya,” jelas Reza.


Konferensi pers peluncuran JEKATE RUN 2026 di Halte Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. Foto: Metrotvnews.com/Arini Noviawati Gunawan.

Masifnya pertumbuhan agenda lari tersebut tidak hanya menggeser gaya hidup masyarakat perkotaan, tetapi juga mengubah dinamika penggunaan ruang publik, khususnya pada kawasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (Car Free Day/CFD).

"Nah, imbasnya bahkan di Jakarta, kita bisa lihat CFD. Kalau CFD tahun 2009 itu enggak seramai sekarang. Rame juga sih, tapi sama pedagang, apa segala macam, terutama di HI gitu ya. Kalau sekarang hampir setiap Minggu ada lomba lari," ucap Reza.

(Metrotvnews.com/Arini Noviawati Gunawan)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gelar JEKATE RUN 2026, Pemprov DKI-PAM Jaya Dorong Ekonomi Lokal
• 11 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Prakiraan Cuaca BMKG 8 November: Langit Jakarta Cerah Berawan
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Menteri Bahlil Lahadalia Geram Dicatut Isu Penyadapan Presiden Prabowo, Ancam Somasi 3x24 Jam Penyebar Fitnah
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Badai Terjadi di Gaza, 70 Ribu Tenda Pengungsi Perang Terendam Banjir
• 11 jam laludetik.com
thumb
Dikritik karena Bela Oki Rengga soal Spanduk Karhutla, Arie Kriting Mendadak Private Akun Threads
• 19 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.