Majalengka (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, memanfaatkan program gentengisasi nasional untuk memperluas pemasaran produk kerajinan tanah liat melalui pemesanan sebanyak 2,4 juta keping genteng untuk kebutuhan pembangunan berbagai daerah.
Bupati Majalengka Eman Suherman mengatakan program tersebut membuka kesempatan bagi produk genteng daerah untuk menjangkau pasar pembangunan di luar wilayah Majalengka.
"Melalui program Bapak Presiden yang diimplementasikan oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), kami dipercayakan untuk menyiapkan sebanyak 2,4 juta keping genteng," ujarnya di Majalengka, Minggu.
Sebelumnya, kata dia, usaha genteng Majalengka hanya mendapat kuota pemesanan awal sekitar 14 tronton atau 150 ribu keping.
Baca juga: Maruarar: 2,4 Juta genteng UMKM Majalengka siap dikirim 8 November
Ia menyebut alokasi pemesanan tersebut kemudian bertambah menjadi 2,4 juta keping, setelah pemerintah pusat memberikan kepercayaan kepada perajin Majalengka.
“Jumlah tersebut setara dengan kapasitas angkut sekitar 600 truk, yang disiapkan untuk mendistribusikan genteng ke berbagai lokasi pembangunan kabupaten dan kota se-Jawa Barat,” katanya.
Menurut dia, peningkatan pesanan tersebut menunjukkan produk perajin Majalengka memperoleh kesempatan memenuhi kebutuhan material bangunan dalam skala lebih luas.
Ia menjelaskan industri genteng Majalengka telah berkembang sejak 1905 dan selama puluhan tahun menjadi sumber penghidupan masyarakat, terutama di kawasan Jatiwangi.
Namun, kata dia, pandemi COVID-19 dan persaingan material bangunan modern menyebabkan jumlah pengusaha genteng menyusut dari sekitar 700 menjadi kurang lebih 200 pelaku usaha.
“Terbukanya pasar melalui program nasional memberikan kesempatan kepada pengusaha yang masih beroperasi untuk memperluas kapasitas usaha dan mempertahankan produksi,” katanya.
Ia menuturkan hingga peluncuran program pada Minggu sore, sekitar 600 truk telah terisi genteng dan disiapkan untuk diberangkatkan menuju berbagai lokasi pembangunan.
Baca juga: Gubernur Jabar siapkan asuransi bagi pekerja industri genteng rakyat
Ia mengatakan perluasan pasar tersebut turut memberikan manfaat bagi masyarakat yang terlibat dalam produksi dan distribusi, mulai dari perajin hingga pengemudi angkutan.
"Harapan kami, melalui program ini industri genteng Majalengka kembali bangkit, para perajin semakin sejahtera, dan perekonomian masyarakat semakin meningkat," tuturnya.
Bupati Majalengka Eman Suherman mengatakan program tersebut membuka kesempatan bagi produk genteng daerah untuk menjangkau pasar pembangunan di luar wilayah Majalengka.
"Melalui program Bapak Presiden yang diimplementasikan oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), kami dipercayakan untuk menyiapkan sebanyak 2,4 juta keping genteng," ujarnya di Majalengka, Minggu.
Sebelumnya, kata dia, usaha genteng Majalengka hanya mendapat kuota pemesanan awal sekitar 14 tronton atau 150 ribu keping.
Baca juga: Maruarar: 2,4 Juta genteng UMKM Majalengka siap dikirim 8 November
Ia menyebut alokasi pemesanan tersebut kemudian bertambah menjadi 2,4 juta keping, setelah pemerintah pusat memberikan kepercayaan kepada perajin Majalengka.
“Jumlah tersebut setara dengan kapasitas angkut sekitar 600 truk, yang disiapkan untuk mendistribusikan genteng ke berbagai lokasi pembangunan kabupaten dan kota se-Jawa Barat,” katanya.
Menurut dia, peningkatan pesanan tersebut menunjukkan produk perajin Majalengka memperoleh kesempatan memenuhi kebutuhan material bangunan dalam skala lebih luas.
Ia menjelaskan industri genteng Majalengka telah berkembang sejak 1905 dan selama puluhan tahun menjadi sumber penghidupan masyarakat, terutama di kawasan Jatiwangi.
Namun, kata dia, pandemi COVID-19 dan persaingan material bangunan modern menyebabkan jumlah pengusaha genteng menyusut dari sekitar 700 menjadi kurang lebih 200 pelaku usaha.
“Terbukanya pasar melalui program nasional memberikan kesempatan kepada pengusaha yang masih beroperasi untuk memperluas kapasitas usaha dan mempertahankan produksi,” katanya.
Ia menuturkan hingga peluncuran program pada Minggu sore, sekitar 600 truk telah terisi genteng dan disiapkan untuk diberangkatkan menuju berbagai lokasi pembangunan.
Baca juga: Gubernur Jabar siapkan asuransi bagi pekerja industri genteng rakyat
Ia mengatakan perluasan pasar tersebut turut memberikan manfaat bagi masyarakat yang terlibat dalam produksi dan distribusi, mulai dari perajin hingga pengemudi angkutan.
"Harapan kami, melalui program ini industri genteng Majalengka kembali bangkit, para perajin semakin sejahtera, dan perekonomian masyarakat semakin meningkat," tuturnya.





