PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memberikan potongan harga tiket sebesar 30 persen untuk perjalanan kereta api kelas ekonomi komersial selama libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).
Tiket diskon sudah dapat dipesan mulai 7 November 2026 untuk periode keberangkatan 22 Desember 2026 hingga 4 Januari 2027.
Anne Purba Vice President Corporate Communication KAI mengatakan, program tersebut merupakan stimulus pemerintah untuk membuat biaya perjalanan masyarakat lebih terjangkau sekaligus menjaga daya beli selama libur akhir tahun.
“Menjelang libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027, masyarakat dapat menikmati perjalanan kereta api dengan biaya lebih hemat melalui stimulus diskon tiket sebesar 30 persen dari pemerintah,” kata Anne dilansir dari Antara, Minggu (8/11/2026).
Program ini diinisiasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.
Selain meringankan biaya perjalanan, stimulus tersebut diharapkan mendorong kunjungan wisata dan menggerakkan perekonomian daerah selama musim liburan.
Masyarakat dapat membeli tiket dengan tarif diskon melalui seluruh kanal resmi penjualan KAI. Salah satunya aplikasi Access by KAI yang memungkinkan pelanggan memeriksa jadwal, ketersediaan tiket, hingga menyelesaikan transaksi.
Anne menyebut potongan harga tiket kereta api dapat memberikan keleluasaan bagi masyarakat dalam mengatur anggaran liburan.
Dana yang dihemat dari biaya transportasi bisa dialihkan untuk kebutuhan lain, seperti akomodasi dan kegiatan wisata.
“Kami berharap semakin banyak keluarga dapat menikmati liburan akhir tahun sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di berbagai daerah,” tutur Anne.
Diskon 30 persen tersebut berlaku untuk perjalanan kereta api kelas ekonomi komersial yang masuk dalam daftar program. Sejumlah kereta yang mendapatkan potongan harga di antaranya KA Malabar, Mutiara Selatan, Senja Utama Solo, Fajar Utama Solo, Mataram, Lodaya, Sancaka, Gaya Baru Selatan, Jayabaya, Harina, dan Bogowonto.
Pilihan lainnya meliputi KA Gajahwong, Senja Utama Yogyakarta, Fajar Utama Yogyakarta, Sawunggalih, Gunungjati, Cakrabuana, Pangandaran, Papandayan, Parahyangan, Madiun Jaya, Blambangan, Singasari, Brantas, Ranggajati, Wijayakusuma, Bangunkarta, Gumarang, Dharmawangsa, Kertanegara, Malioboro, dan Ciremai.
Program ini juga mencakup sejumlah kereta lainnya, seperti KA Menoreh, Tawang Jaya Premium, Kamandaka, Joglosemarkerto, Tegal Bahari, Mutiara Timur, Kaligung, Majapahit, Logawa, Jayakarta, Kertajaya, Jaka Tingkir, Progo, Tawang Jaya, Ambarawa, Matarmaja, Pasundan, Batavia, Sangkuriang, dan Pangrango.
Selain perjalanan reguler, potongan harga diberikan untuk sejumlah perjalanan fakultatif, yakni KA Cirebon Fakultatif, Sribilah Fakultatif, Gajayana Fakultatif, serta perjalanan tertentu KA Sancaka, Kaligung, Sancaka Utara, Ijen, Banyubiru, Blora Jaya, Arjuno, dan Borobudur.
KAI juga memasukkan sejumlah perjalanan kereta tambahan dalam program tersebut, antara lain Lodaya Tambahan, Brantas Tambahan, Dharmawangsa Tambahan, dan Sembrani Tambahan.
Meski demikian, diskon tidak berlaku untuk seluruh kelas dan nomor perjalanan pada kereta yang terdaftar.
Anne menegaskan, potongan harga hanya diberikan untuk kelas ekonomi komersial pada nomor perjalanan yang telah ditetapkan, termasuk pada rangkaian kereta yang menyediakan lebih dari satu kelas layanan.
Diskon juga tidak berlaku untuk tarif khusus, tidak dapat digabungkan dengan reduksi atau potongan harga lainnya, serta bergantung pada ketersediaan alokasi tiket atau tarif diskon.
Sementara itu, tiket yang sudah dibeli tetap dapat dibatalkan atau diubah jadwal keberangkatannya sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami mengajak masyarakat merencanakan keberangkatan lebih awal agar memiliki lebih banyak pilihan perjalanan selama masa liburan,” jelas Anne. (ant/saf/ham)




