Andalan Artha Primanusa (ANDA) Bidik Dana IPO Rp316,76 Miliar, Tawarkan Saham Rp189

idxchannel.com
1 jam lalu
Cover Berita

Perseroan menargetkan perolehan dana hingga Rp316,76 miliar melalui aksi korporasi tersebut.

Andalan Artha Primanusa (ANDA) Bidik Dana IPO Rp316,76 Miliar, Tawarkan Saham Rp189. (Foto: Ilustrasi)

IDXChannel – PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA) resmi menyampaikan prospektus awal terkait rencana penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perseroan menargetkan perolehan dana hingga Rp316,76 miliar melalui aksi korporasi tersebut.

Dalam IPO ini, perseroan berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 1,676 miliar saham baru dari portepel. Jumlah tersebut setara dengan 25,10 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO, dengan nilai nominal Rp10 per saham.

Baca Juga:
China Larang Sementara IPO usai Pasar Saham Anjlok Tajam

Perseroan menetapkan rentang harga penawaran awal atau bookbuilding sebesar Rp158 hingga Rp189 per saham. Dengan kisaran harga tersebut, nilai penawaran umum perdana saham diperkirakan mencapai maksimal Rp316,76 miliar.

Masa penawaran awal dijadwalkan berlangsung pada 5–17 November 2026. Selanjutnya, masa penawaran umum akan digelar pada 24–27 November 2026, dengan target pencatatan saham di BEI pada 1 Desember 2026 menggunakan kode perdagangan ANDA.

Baca Juga:
BEI Kantongi 9 Calon Emiten IPO, Sektor Kesehatan Mendominasi

Selain menerbitkan saham baru, Andalan Artha Primanusa juga akan membagikan maksimal 239,429 juta Waran Seri I secara cuma-cuma kepada investor yang memperoleh saham dalam IPO. Setiap pemegang tujuh saham baru berhak mendapatkan satu waran.

Setiap Waran Seri I memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham perseroan dengan harga pelaksanaan Rp695 per saham. Periode pelaksanaan waran dijadwalkan pada 1 Juni 2027 hingga 1 Desember 2028. Dari pelaksanaan waran tersebut, perseroan berpotensi memperoleh tambahan dana maksimal Rp166,40 miliar.

Terkait penggunaan dana IPO, sekitar 35 persen dari hasil bersih atau setara Rp107,01 miliar akan dialokasikan untuk pembayaran dan pelunasan kewajiban utang. Dana tersebut mencakup pelunasan lebih awal seluruh sisa pokok pinjaman kepada PT Radana Bhaskara Finance Tbk sekitar Rp65 miliar atau 21,26 persen, serta pembayaran sebagian pokok pinjaman kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sekitar Rp42 miliar atau 13,74 persen.

Sementara itu, sekitar 65 persen dari hasil bersih IPO akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja operasional. Alokasi tersebut meliputi pembelian bahan bakar minyak (BBM) untuk armada dan alat berat sebesar 20,14 persen, pembayaran upah, tunjangan, dan fasilitas tenaga kerja operasional sebesar 30,98 persen, serta pemeliharaan dan pengadaan suku cadang, pelumas, dan ban kendaraan operasional sebesar 13,88 persen.

Dalam pelaksanaan IPO ini, PT Henan Putihrai Sekuritas bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek dengan komitmen penuh (full commitment) terhadap sisa saham yang tidak dipesan.

(Shifa Nurhaliza Putri)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Alami Cedera Kepala Berat Usai Ditabrak Guru Mesum di Tol
• 7 jam laludetik.com
thumb
Polisi Tangkap 4 Remaja Hendak Tawuran di Tangsel, Stik Golf Disita
• 53 menit laludetik.com
thumb
Pertamax Turbo Teruji, Dukung Performa dan Prestasi Pembalap di Pertamina Mandalika Racing Series 2026
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mentan Amran Percepat Bantuan Jagung untuk Petani dan Peternak, Siapkan Lahan 500 Hektare dan Pasokan SPHP
• 21 jam lalupantau.com
thumb
Bukan Kaleng-Kaleng, Ini Pendidikan Para Pemeran Doctor X dan Deretan Prestasinya
• 1 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.