BANDUNG -- Rekaman video yang memperlihatkan satu keluarga tak sadarkan diri di dalam sebuah mobil di wilayah Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, viral di media sosial. Diduga para korban tak sadarkan diri karena keracunan.
Dari informasi yang didapatkan Republika, satu keluarga itu ditemukan tak sadarkan diri di Rest Area KM 88A, Tol Cipularang arah Bandung, Sabtu (7/11/2026). Dalam rekaman video terdapat dua anak dan tiga orang dewasa tak sadarkan diri.
Baca Juga
10 Bus Damri di Kota Bandung Dilalap Si Jago Merah
Walkot Farhan Harap Pusat Bahasa Bandari Tarik Wisatawan China Berkunjung ke Bandung
Sudah Masuk Musim Hujan Tapi Cuaca di Bandung Panas Bikin Gerah
Mereka akhirnya dibantu dan diselamatkan warga setempat. Selanjutnya dievakuasi untuk mendapatkan perawatan. Kepala Rest Area 88 Tol Cipularang Inta Suwandi menjelaskan rekaman video yang beredar di media sosial terjadi di Klari, Kabupaten Karawang. Namun, satu keluarga tersebut sempat mengalami kejadian serupa di rest area 88 pada Sabtu (7/11/2026) pagi. .rec-desc {padding: 7px !important;} "Kalau kejadiannya yang di rest area, itu kejadiannya kemarin pagi," ucap dia, Ahad (8/11/2026). Di rest area 88, ia mengatakan mobil tersebut tiba-tiba banting stir ke kanan dan terhenti. Saat petugas mengecek mobil terdapat 4 orang dalam mobil antara lain dua orang dewasa dan dua anak. Mereka berusaha menolong penumpang di dalam mobil. Pihaknya sempat mengetok kaca mobil akan tetapi tidak terdapat respon sehingga kaca belakang mobil terpaksa dipecahkan dan berhasil dievakuasi dan diberi pengobatan. Selanjutnya, petugas tidak mendapati adanya dugaan kelelahan ataupun keracunan di dalam mobil tersebut. "Setelah di evakuasi, dicek medis tidak ditemukan unsur keracunan dan lain-lain. (Dugaan penyebab) Mistis saja," kata dia. Ia mengatakan mobil tersebut sempat mengalami hal serupa saat perjalanan ke Bekasi. Pihaknya meminta sopir mobil untuk menghubungi keluarga agar dijemput. Namun, setelah dibawa peristiwa tersebut kembali berulang di wilayah Klari, Karawang. Korban tak sadarkan diri pun bertambah menjadi satu orang lainnya yang merupakan keluarga yang menjemput. "Sewaktu di rest area, itu mereka mengarah ke Bandung untuk berwisata. Waktu kemarin, dipanggil ustadz sembuh dan normal," kata dia. (N-Muhammad Fauzi Ridwan)