Persib Kalah Lagi! Tumbang 2-1 dari Java United di Kandang PSIS Semarang, Ciro Alves Jadi Mimpi Buruk Maung Bandung

harianfajar
1 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, SEMARANG — Persib Bandung kembali menelan hasil mengecewakan di Super League 2026/2027. Kali ini, Maung Bandung harus mengakui keunggulan Java United FC setelah kalah dengan skor 2-1 pada pekan kesembilan.

Bertanding di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (8/11/2026) malam WIB, Persib sebenarnya datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah memastikan tiket ke babak 16 besar AFC Champions League 2 (ACL 2).

Namun, modal kemenangan di kompetisi Asia tersebut tidak cukup untuk membawa Pangeran Biru mencuri poin di markas Java United.

Dua gol tuan rumah yang dicetak Ciro Alves dan Gustavo Almeida pada babak pertama menjadi pembeda. Sementara Persib hanya mampu membalas satu gol melalui Balsa Sekulic pada paruh kedua.

Kemenangan ini sekaligus memperpanjang catatan positif Java United. Laskar Kepodang Emas kini tidak terkalahkan dalam enam pertandingan terakhir dengan torehan empat kemenangan dan dua hasil imbang.

Sebaliknya, kekalahan ini menjadi pukulan bagi Persib yang sedang berusaha menjaga konsistensi di tengah padatnya jadwal kompetisi domestik dan Asia.

Ciro Alves Hukum Mantan Klub, Java United Unggul Dua Gol

Pertandingan baru berjalan lima menit, Java United sudah berhasil mengejutkan Persib.

Mantan penyerang Persib, Ciro Alves, menjadi pemain pertama yang mencatatkan namanya di papan skor. Pemain asal Brasil tersebut sukses memanfaatkan situasi tendangan bebas untuk membawa tuan rumah unggul 1-0.

Sepakan keras Ciro tidak mampu dibendung Teja Paku Alam yang mengawal gawang Persib.

Gol cepat tersebut membuat Persib langsung meningkatkan intensitas serangan. Pangeran Biru berusaha segera menyamakan kedudukan sebelum tuan rumah semakin nyaman mengembangkan permainan.

Peluang pertama Persib datang pada menit ketujuh melalui Beckham Putra. Sayangnya, tendangan keras pemain muda tersebut masih mampu ditepis kiper Java United, Jorge Meurer.

Persib terus mengambil inisiatif serangan. Penguasaan bola lebih banyak berada di kaki pemain tim tamu, sementara Java United memilih bermain lebih rapat dan menunggu kesempatan melancarkan serangan balik.

Strategi Fabio Lefundes terbukti efektif.

Ketika Persib asyik membangun serangan, Java United justru kembali menghukum pertahanan tim tamu melalui skema serangan cepat pada menit ke-19.

Gustavo Almeida sukses menggandakan keunggulan menjadi 2-0 setelah menyambut bola dengan sundulan yang gagal diantisipasi Teja Paku Alam.

Gol tersebut berawal dari umpan panjang Vander Tavares yang mengarah kepada Yakob Sayuri. Bola kemudian diteruskan kepada Gustavo Almeida yang langsung menyelesaikannya dengan sundulan tajam.

Dalam waktu hanya 19 menit, Persib sudah tertinggal dua gol.

Situasi tersebut membuat pekerjaan anak asuh Igor Tolic semakin berat. Padahal, secara permainan Persib cukup mampu mengimbangi bahkan lebih banyak menguasai jalannya pertandingan.

Namun, agresivitas Pangeran Biru justru menyisakan ruang yang berhasil dimanfaatkan Java United.

Persib mencoba memperkecil ketertinggalan dengan terus menekan pertahanan tuan rumah. Salah satu peluang terbaik kembali tercipta pada menit ke-35 melalui Uilliam Barros.

Sayangnya, sundulan Barros setelah menerima umpan Beckham Putra masih melenceng dari sasaran.

Java United tetap disiplin menjaga keunggulan. Meski terus mendapatkan tekanan, lini belakang Laskar Kepodang Emas mampu meredam sejumlah upaya serangan Persib.

Hingga turun minum, Java United masih unggul dua gol tanpa balas.

Balsa Sekulic Hidupkan Harapan Persib

Memasuki babak kedua, Igor Tolic mencoba mengubah situasi dengan melakukan pergantian pemain.

Beckham Putra dan Ragnar Oratmangoen ditarik keluar. Keduanya digantikan Thom Haye dan Balsa Sekulic.

Perubahan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kreativitas sekaligus ketajaman lini serang Persib yang membutuhkan dua gol untuk menyamakan kedudukan.

Persib kembali mengambil kendali permainan dan terus berusaha mengurung pertahanan Java United.

Namun, pendekatan menyerang dengan garis pertahanan tinggi juga menyimpan risiko. Pada menit ke-51, Java United hampir menambah keunggulan melalui serangan balik cepat.

Riyan Ardiansyah mendapatkan kesempatan untuk mencetak gol ketiga. Akan tetapi, tendangannya masih melebar dari sasaran.

Persib tidak mengendurkan tekanan. Tim tamu terus mencari celah di pertahanan Java United, tetapi rapatnya barisan belakang tuan rumah membuat sejumlah peluang gagal menghasilkan gol.

Usaha Persib akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-70.

Balsa Sekulic berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 setelah memanfaatkan umpan Adam Alis.

Gol tersebut menghidupkan kembali harapan Persib untuk menyelamatkan pertandingan. Para pemain Pangeran Biru semakin berani meningkatkan tekanan demi mencari gol penyeimbang.

Dua menit berselang, Persib sebenarnya memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan melalui Luka Menalo.

Namun, peluang tersebut terbuang sia-sia. Tendangan Menalo justru melebar meski gawang Java United dalam posisi kosong dan dirinya tidak mendapatkan pengawalan ketat dari pemain lawan.

Kegagalan itu menjadi salah satu momen yang sangat disayangkan bagi Persib.

Thom Haye Hantam Tiang, Java United Selamat dari Tekanan

Memasuki 10 menit terakhir, pertandingan semakin menegangkan. Persib terus berusaha mencari gol penyama kedudukan, sedangkan Java United berjuang mempertahankan keunggulan.

Peluang kembali diperoleh Persib pada menit ke-82 melalui Thom Haye.

Gelandang tim nasional Indonesia tersebut melepaskan sepakan yang berpotensi mengubah jalannya pertandingan. Namun, bola hanya membentur tiang gawang Java United.

Persib semakin frustrasi karena beberapa peluang terbaik yang mereka dapatkan tidak mampu dikonversi menjadi gol.

Java United yang terus mendapatkan tekanan memilih menjaga organisasi pertahanan agar tidak kehilangan keunggulan yang sudah dibangun sejak babak pertama.

Waktu pertandingan terus berjalan, tetapi Persib tidak mampu menemukan gol tambahan.

Hingga wasit meniup peluit panjang, skor tetap 2-1 untuk kemenangan Java United.

Hasil ini menjadi bukti efektivitas permainan Laskar Kepodang Emas. Mereka tidak harus mendominasi penguasaan bola untuk mengamankan kemenangan, tetapi mampu memaksimalkan peluang dan memanfaatkan celah pertahanan lawan.

Sebaliknya, Persib harus melakukan evaluasi, terutama dalam penyelesaian akhir. Dominasi permainan dan banyaknya peluang tidak cukup untuk menghasilkan kemenangan apabila tidak disertai efektivitas di depan gawang.

Susunan Pemain

Java United: Jorge Meurer (PG); Riyan Ardiansyah (Frets Butuan 69′), Gustavo Franca, Cleylton Santos, Yance Sayuri (Yabes Roni 69′); Kei Hirose, Ridho Syuhada, Vander Tavares; Yakob Sayuri, Ciro Alves, Gustavo Almeida.

Pelatih: Fabio Lefundes.

Persib Bandung: Teja Paku Alam (PG); Sandy Walsh, Danijel Loncar, Patricio Matricardi, Eliano Reijnders; Gakuto Notsuda (Adam Alis 62′), Marc Klok, Beckham Putra (Thom Haye 46′); Mariano Peralta, Ragnar Oratmangoen (Balsa Sekulic 46′), Uilliam Barros (Luka Menalo 62′).

Pelatih: Igor Tolic.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kiai Sepuh Desak Kasus Dugaan Penyadapan Presiden Diusut Tuntas
• 4 jam laluliputan6.com
thumb
Viral Ojol Dipukuli di Kelapa Gading, Polisi Ungkap Hasil Pengecekan
• 13 jam laludetik.com
thumb
IHSG Berpeluang Menguat Terbatas, Investor Perlu Cermati 3 Sentimen Ini
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Hampir 30 persen penduduk Kanada alami kesulitan keuangan rumah tangga
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Trenggono Bangun Tambak Udang Raksasa di NTT, Begini Progresnya
• 10 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.