jpnn.com, JAKARTA - Politisi Partai Golkar, Fajar R. Zulkarnaen menyatakan bahwa seluruh kader dan perangkat Partai Golkar tetap solid bersama Ketua Umum Bahlil Lahadalia.
Dia juga menyampaikan sejumlah akun media sosial yang diduga menyebarkan tudingan tanpa bukti terhadap Bahlil sidah teridentifikasi.
BACA JUGA: Labeli Hoaks Isu Munaslub, Golkar Papua Tengah Solid Dukung Bahlil Tetap Ketum
Menurutnya, beberapa akun telah menghapus unggahan yang sebelumnya memuat tuduhan terhadap Bahlil. Namun, penghapusan dinilai tidak serta-merta menghilangkan jejak digital yang pernah beredar.
"Kami juga telah mengantongi sejumlah akun yang diduga menyebarkan informasi fitnah terhadap Ketua Umum kami. Jika ditemukan unsur pelanggaran hukum, tentu langkah hukum harus ditempuh seperti apa yang telah disampaikan Ketua Umum pada pidatonya di Kota Ambon, Maluku," ungkap Fajar Zulkarnaen dalam keterangan resmi Minggu (9/11).
BACA JUGA: Heboh Poster Selamatkan Golkar dari Geng Solo, Doli Beri Penjelasan Begini
Mantan Ketua umum PB HMI itu menilai sikap Bahlil sebagai Ketua Umum kali ini menunjukkan ketegasan dalam menghadapi tudingan yang telah menyerang kehormatan pribadi maupun partai.
Menurut Fajar Zulkarnaen, Bahlil yang selama kerap jadi sasaran berbagai tudingan kini menunjukkan keseriusan untuk membawa persoalan ke jalur hukum.
BACA JUGA: Waketum Golkar Minta Polisi Serius Usut Dugaan Makar di Kasus Penyadapan Presiden
"Ketika institusi yang dipimpinnya ikut terseret dalam tudingan yang tidak berdasar, ketegasan menjadi penting. Pemimpin harus mengambil sikap ketika kehormatan organisasi dipertaruhkan," tegasnya.
Fajar Zulkarnaen menyebut langkah tersebut juga menjadi pengingat bahwa kebebasan berpendapat dalam demokrasi harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab.
Dia merasa kritik terhadap pejabat publik maupun pimpinan partai merupakan hal yang wajar, tetapi tidak boleh dicampuradukkan dengan penyebaran tuduhan dan fitnah.
“Kritik silakan disampaikan, perbedaan pendapat itu hal yang wajar, tetapi jika sudah masuk pada tuduhan tanpa bukti dan serangan terhadap kehormatan seseorang, tentu ada batas yang harus dihormati," beber Sekretaris Bidang DPP Partai Golkar itu.
Selanjutnya, Fajar mengeklaim bahwa kekompakan Partai Golkar berjalan seiring dengan komitmen mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
"Persatuan dan loyalitas Partai Golkar bukan hanya ditunjukkan melalui pernyataan, tetapi juga melalui kebersamaan dalam menjaga kehormatan dan kepemimpinan partai. Kami ingin demokrasi tetap sehat, kritik tetap hidup, tetapi fitnah tidak boleh dinormalisasi," tutup Fajar Zulkarnaen. (jpnn)
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi




