Perusahaan Pembayaran Kripto, Truther dan Visa akan meluncurkan kartu pembayaran berbasis stablecoin USDT. Hal tersebut akan dilakukan tahun depan di El Salvador.
Pendiri Truther, Rocelo Lopes mengatakan bahwa produk tersebut memungkinkan pengguna membelanjakan stablecoin langsung dari dompet self-custody tanpa perlu melakukan top-up atau menggunakan layanan kustodian.
Baca Juga: China Tegaskan Larangan Kripto, Stablecoin Jadi Sorotan!
Kartu itu akan menarik dana secara real time dari dompet non-kustodial milik pengguna saat transaksi dilakukan. Truther menetapkan biaya dua persen untuk konversi mata uang. Khusus Brazil, pengguna tidak akan dikenakan pajak pada transaksi keuangan.
“Investor tidak perlu mengisi saldo kartu terlebih dahulu. Jika investor berada di hotel dan tagihannya, sistem akan memotong stablecoin yang setara secara real time,” ujar Rocelo Lopes, dilansir Minggu (30/11).
Langkah ini bertujuan mempermudah penggunaan stablecoin bagi pelancong dan pengguna kripto yang ingin menghindari konversi ke mata uang fiat atau menyimpan saldo di platform tersentralisasi.
Baca Juga: UEA Akhirnya Masukkan Aset Kripto Hingga Stablecoin Dalam Sistem Perbankan
Berbeda dengan kartu kripto tradisional, layanan ini mempertahankan kendali penuh di tangan pengguna melalui dompet pribadi yang berjalan dalam blockchain dari Polygon. Perusahaan juga berencana bermigrasi ke jaringan dari Liquid.