Pengakuan Gus Yahya Terkait Jabatannya di PBNU: Saya Masih Terus Mengupayakan

tvonenews.com • 11 jam yang lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Kisruh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masih menyedot perhatian publik. Bahkan, belakangan KH Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya dituding tidak lagi menjadi Ketua Umum PBNU.

Dalam pengakuan Gus Yahya bahwa dirinya masih menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Hal itu dikatakan Gus Yahya merespons pernyataan Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar yang menyebut dirinya sudah bukan lagi Ketua Umum PBNU.

Menurut Gus Yahya, berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) NU, jabatan Ketua Umum PBNU hanya dapat diganti melalui forum Muktamar atau Muktamar Luar Biasa dan tidak bisa diberhentikan dengan mekanisme lain.

"Secara de jure, berdasarkan AD/ART NU, saya tetap sebagai Ketua Umum PBNU dan tidak bisa diganti atau dimundurkan kecuali melalui forum Muktamar atau Muktamar Luar Biasa," jelas Gus Yahya, Minggu (30/11/2025).

Bahkan ia menyebutkan bahwa dirinya secara de facto masih menjalankan tugas-tugas sebagai Mandataris Muktamar Ke-34 NU di Lampung untuk masa khidmah 2021–2026/2027. 

Agenda program serta pelayanan organisasi PBNU tetap berjalan sebagaimana mestinya.

"Secara de facto saya tetap menjalankan tugas saya sebagai Mandataris Muktamar NU ke-34 di Lampung hingga tahun 2026/2027. Saya masih terus mengupayakan untuk menjalankan agenda dan khidmah PBNU demi kepentingan dan kemaslahatan jamaah dan jam’iyyah NU," jelasnya.

Gus Yahya kembali menekankan, bahwa dirinya terus mengusahakan penanganan atas dinamika internal dan turbulensi yang muncul dalam tubuh PBNU dalam beberapa hari terakhir. 

Gus Yahya pun menegaskan upaya penyelesaian dilakukan dengan bimbingan para masyayikh serta melalui ikhtiar islah untuk menjaga persatuan organisasi.

"Selain itu saya juga terus mengupayakan penanganan permasalahan dan turbulensi yang terjadi di tubuh organisasi PBNU saat ini, dengan bimbingan dan arahan para masyayikh, termasuk mengikhtiarkan islah demi persatuan jamaah dan jam’iyyah NU," ucapnya.

Dalam surat yang ditandatangani Rais Aam KH Miftachul Akhyar menegaskan bahwa mulai 26 November 2025 pukul 00.45 WIB, KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) tidak lagi menjabat sebagai Ketua Umum PBNU.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Baca juga:

thumb
thumb
thumb
thumb
thumb
Berhasil disimpan.