TANGERANG - Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Swiss German University (SGU) meluncurkan dua inovasi pangan Kemirich Gold dan Rhisoya. Peluncuran tersebut dilakukan dalam acara Apresiasi Kreasi Gemilang (AKG) 2025 di Mall Ciputra, Citra Raya.
Peluncuran ini menjadi momentum penting dalam upaya menggabungkan kekuatan akademisi, pemerintah, dan masyarakat untuk menjawab tantangan gizi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Kedua produk tersebut merupakan bagian dari Program Sinergizi, sebuah kolaborasi strategis lintas lembaga yang melibatkan Pemerintah Kabupaten Tangerang, SGU, Badan Gizi Nasional, dunia usaha, dan masyarakat dari sepuluh desa.
Salah satunya, Kemirich Gold merupakan minyak kemiri tinggi omega yang dikembangkan oleh peneliti SGU, Assoc Hery Sutanto sebagai alternatif sumber Omega untuk mendukung tumbuh kembang anak. “Produk ini dirancang untuk menjadi pilihan pengganti minyak ikan, terutama bagi anak-anak yang memerlukan tambahan nutrisi untuk perkembangan optimal,” katanya, Minggu (30/11/2025).
Baca juga: Hadapi Tantangan Masa Depan, Sektor Pangan Butuh Regenerasi
Sementara itu, Rhisoya adalah bumbu tabur tinggi protein berbahan dasar tempe semangit yang dikembangkan oleh peneliti SGU, AssocMaria Dewi P.T Gunawan Puteri. “Produk ini memiliki daya serap protein lebih tinggi dibanding tempe biasa, dengan kandungan protein hingga 70%, menghasilkan cita rasa gurih alami dan mudah dikonsumsi anak-anak dalam menu sehari-hari,” tuturnya.
Peluncuran ini menjadi momentum penting dalam upaya menggabungkan kekuatan akademisi, pemerintah, dan masyarakat untuk menjawab tantangan gizi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Kedua produk tersebut merupakan bagian dari Program Sinergizi, sebuah kolaborasi strategis lintas lembaga yang melibatkan Pemerintah Kabupaten Tangerang, SGU, Badan Gizi Nasional, dunia usaha, dan masyarakat dari sepuluh desa.
Salah satunya, Kemirich Gold merupakan minyak kemiri tinggi omega yang dikembangkan oleh peneliti SGU, Assoc Hery Sutanto sebagai alternatif sumber Omega untuk mendukung tumbuh kembang anak. “Produk ini dirancang untuk menjadi pilihan pengganti minyak ikan, terutama bagi anak-anak yang memerlukan tambahan nutrisi untuk perkembangan optimal,” katanya, Minggu (30/11/2025).
Baca juga: Hadapi Tantangan Masa Depan, Sektor Pangan Butuh Regenerasi
Sementara itu, Rhisoya adalah bumbu tabur tinggi protein berbahan dasar tempe semangit yang dikembangkan oleh peneliti SGU, AssocMaria Dewi P.T Gunawan Puteri. “Produk ini memiliki daya serap protein lebih tinggi dibanding tempe biasa, dengan kandungan protein hingga 70%, menghasilkan cita rasa gurih alami dan mudah dikonsumsi anak-anak dalam menu sehari-hari,” tuturnya.