JAKARTA, KOMPAS. com - Seorang karyawan berinisial AJS (27) dilaporkan ke polisi usai kedapatan menggelapkan uang senilai Rp 216 juta milik perusahaannya yang berlokasi di Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan AKP Alexander Tengbunan menjelaskan, perbuatan pelaku terungkap usai perusahaannya melakukan audit internal.
Baca juga: Hadiri Milad Jakmania di Monas, Pramono Minta Persija Kembali Juara Liga 1 pada 2027
"Ditemukan adanya transaksi pembayaran invoice (tagihan) yang dilakukan secara ganda pada tahun 2023. Pembayaran tersebut sudah dilunasi lebih dulu oleh pihak perusahaan," kata Alex dilansir dari Antara, Jumat (19/12/2025).
Korban yang merupakan Direktur CV menemukan bahwa dalang kejanggalan transaksi itu adalah AJS selaku salah satu karyawannya.
"Dia (AJS) ketahuan sama bosnya. Nah dia (AJS) dengan ikhlas menyerahkan diri pada Rabu (17/12/2025), karena sudah siap menerima ganjaran. Jadi waktu itu, setelah menyerahkan diri, bosnya juga buat laporan polisi sebagai ganjaran pelaku," ujar Alex.
var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=karyawan di grogol gelapkan uang perusahaan, karyawan gelapkan uang perusahaan di grogol&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNS8xMi8xOS8yMjQ4MzE4MS9nZWxhcGthbi11YW5nLXBlcnVzYWhhYW4tcnAtMjE2LWp1dGEta2FyeWF3YW4tZGktZ3JvZ29sLWRpcG9saXNpa2Fu&q=Gelapkan Uang Perusahaan Rp 216 Juta, Karyawan di Grogol Dipolisikan§ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `Dalam pemeriksaan lebih lanjut, terungkap bahwa AJS melakukan penggelapan karena kebutuhan gaya hidup yang cukup eksklusif.
Baca juga: Siswi MTs di Depok Sudah Hilang 4 Hari, Terakhir Terlihat di Gerbang Sekolah
"Setelah kita dalami, pelaku punya gaya hidup yang mungkin agak eksklusif ya. Dia suka hiburan malam," ucapnya.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5449571/original/087790200_1766071652-Menteri_PPPA.jpg)