Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat ekspor produk perikanan Indonesia telah menjangkau 147 negara sepanjang 2025, meningkat dari sebelumnya 140 negara pada 2024.
Terbaru, PT Perikanan Indonesia mengekspor sebanyak 200 ton ikan cakalang ke Thailand pada pengujung tahun 2025.
Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama PT Perikanan Indonesia M. Rizali Umarella menyebut bahwa perseroan akan memberangkatkan 8 kontainer ikan cakalang tersebut dari Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman Jakarta ke Thailand.
“Ekspor ini adalah komitmen kami dalam perluasan jangkauan pasar ekspor serta meningkatkan kesejahteraan nelayan,” kata Rizali dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (31/12/2025).
Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa ekspor tersebut dilakukan untuk memenuhi permintaan salah satu perusahaan di Negeri Gajah Putih, yakni Thai Union.
Menurut dia, Indonesia menjadi salah satu produsen utama ikan cakalang di dunia. Sebelum ekspor ke Thailand, pihaknya telah terlebih dahulu mengirim 10 kontainer ikan cakalang ke China pada September 2025 lalu.
“PT Perikanan Indonesia akan terus mendukung program Kementerian Kelautan dan Perikanan selaku regulator, dalam meningkatkan daya saing produk perikanan di pasar global serta menjadikan sumber devisa yang vital,” ujar Rizali.
Adapun, nilai ekspor komoditas perikanan mencapai US$5,07 miliar sepanjang Januari–Oktober 2025. Capaian ini naik 5,1% dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya.
KKP juga mencatat ekspor ikan ke negara-negara Asean juga meningkat 22,7% menjadi US$811 juta pada tahun ini.
Selain itu, sejumlah jenis produk perikanan yang paling banyak diminati negara tujuan ekspor adalah tuna, cakalang, cumi, sotong, dan gurita.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5315665/original/049375700_1755165938-20250808AA_BRI_Super_League_Persebaya_Surabaya_Vs_PSIM_Yogyakarta__2_of_75_.jpg)