REPUBLIKA.CO.ID, BANDARLAMPUNG, – Ratusan warga Bandarlampung memadati Bundaran Lungsir di Jalan Diponegoro untuk merayakan malam pergantian tahun 2025 ke 2026. Warga mulai berkumpul sejak pukul 23.00 WIB meskipun sebelumnya ada imbauan dari pihak pemerintah dan kepolisian untuk tidak menyalakan kembang api.
Bundaran Lungsir menjadi pusat keramaian saat waktu menunjukkan pukul 00.00 WIB, ketika sejumlah warga menyalakan kembang api yang telah dipersiapkan sebelumnya. Salah satu warga, Nur, mengatakan memilih merayakan tahun baru di bundaran karena ingin menikmati suasana bersama keluarga setelah hujan reda sekitar pukul 22.00 WIB.
Nur mengaku terkejut banyak warga yang menyalakan kembang api, meskipun ada imbauan dari Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana dan Kapolresta Bandarlampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay untuk tidak melakukannya sebagai bentuk empati terhadap korban bencana di Sumatera. Dia menyebutkan, Pemkot Bandarlampung yang biasanya mengadakan pesta kembang api, tahun ini tidak melakukannya.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Warga lainnya, Embun, juga merasa kaget melihat keramaian di bundaran. Dia mengira kawasan tersebut akan sepi karena hujan dan adanya imbauan pemerintah.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.



