Gubernur Mualem Geram atas Hilangnya Beberapa Baut Jembatan Bailey

mediaindonesia.com
12 jam lalu
Cover Berita

GUBERNUR Aceh Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem geram setelah menerima informasi adanya dugaan pencurian baut-baut jembatan bailey di kawasan Teupin Mane, Kabupaten Bireuen. Jembatan itu dibangun untuk mendukung mobilitas masyarakat, terutama di tengah situasi bencana yang masih terjadi di sejumlah wilayah.

Menurut Gubernur Mualem, tindakan mencopot atau menjual baut jembatan sangat merugikan kepentingan umum. “Orang tidak bertanggung jawab, masa keadaan seperti ini cari kesempatan jual besi buruk. Kan kurang ajar itu namanya,” kata Gubernur Aceh.

Ia meminta siapa pun yang terlibat dalam aksi tersebut segera menghentikan perbuatannya dan menyadari dampak buruk yang bisa terjadi. Jembatan darurat seperti bailey bridge dibangun untuk menjamin distribusi logistik dan akses warga, sehingga keamanannya harus dijaga.

“Kita imbau supaya sadarlah. Kalau dibangun infrastruktur itu untuk kepentingan masyarakat kita juga. Kalau jembatan ambruk gimana pasok sembako,” jelas Gubernur Mualem.

Informasi mengenai dugaan pencurian baut jembatan bailey juga sebelumnya disampaikan KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak. Ia menyebut bahwa baut pada jembatan bailey yang dibangun di Aceh ditemukan dalam kondisi terlepas, diduga karena dicuri.

Menurut Jenderal Maruli Simanjuntak, tindakan tersebut dapat dikategorikan sebagai upaya sabotase, karena dapat membahayakan fungsi jembatan dan keselamatan masyarakat yang melintas.

“Dalam kondisi kompak pun, ini masih ada orang yang berusaha mensabotase jembatan bailey kita. Dua hari yang lalu… dibongkar baut-bautnya,” kata Jenderal Maruli Simanjuntak.

Jembatan bailey merupakan infrastruktur penting, terutama di daerah terdampak bencana. Jika baut dilepas atau hilang, struktur jembatan dapat melemah dan berpotensi roboh. Hal ini bukan hanya merusak fasilitas, tetapi juga mengancam keselamatan warga.

Dalam situasi pemulihan pascabencana, aparat diharapkan meningkatkan pengawasan terhadap fasilitas vital. Sementara masyarakat diminta ikut menjaga bersama agar infrastruktur yang dibangun untuk kepentingan umum tidak dirusak atau dimanfaatkan demi keuntungan pribadi. (H-1)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Soal Pemulihan Pasca-Bencana Sumatera, BNPB: Negara Tidak Kenal Libur
• 23 jam lalukompas.com
thumb
Wapres Gibran Targetkan Kompleks Parlemen IKN Rampung 2027
• 7 jam lalutvrinews.com
thumb
Lalu Lintas Menuju Kebun Binatang Ragunan Padat, Antrean Kendaraan Capai 1,3 Km
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
PHE Jambi Merang Tutup 2025 dengan Capaian Lampaui Target, Wamen ESDM Beri Apresiasi
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
Inara Rusli Mau Damai dengan Insanul Fahmi setelah Dinasihati Buya Yahya
• 22 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.