Aceh Tengah: Sembilan desa di Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, yang terdampak banjir bandang dan longsor terparah harus direlokasi. Struktur alam di desa-desa ini sudah rusak parah sehingga tidak lagi aman untuk dihuni.
"Masyarakat sudah resah tinggal di situ karena beberapa retak dan longsornya luar biasa di daerah tersebut," kata Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, dikutip Kamis, 1 Januari 2025.
Baca Juga :
Sebulan Pascabanjir, 37 Desa di Aceh Tengah Masih Terisolasi
Dari sembilan desa yang terdampak, enam berada di Kecamatan Linge, yaitu Desa Kute Reje, Jamat, Reje Payung, Delung Sekinel, Umang, dan Panaron. Tiga desa lainnya berada di Kecamatan Ketol, yaitu Desa Bur Lah, Desa Serempah, dan Desa Bintang Pepara.
Untuk relokasi di Kecamatan Linge, sebagian warga akan menempati lahan PT Tusam Hutani Lestari (THL) setelah berkoordinasi dengan Direktur THL, Edi Prabowo. "Tanahnya sudah kita siapkan," ucap Haili.
Kondisi desa terdampak banjir bandang di Aceh Tengah. (Metro TV/Muhammad Zakaria)
Sementara sebagian desa lainnya, pemerintah telah membeli tanah baru bagi warga menggunakan dana bantuan dari donatur hingga kementerian. Upaya ini dilakukan guna memastikan warga mendapatkan tempat tinggal yang layak.
"Ini bantuan dari beberapa menteri dengan dana pribadi kepada masyarakat," ujar Haili. (Muhammad Zakaria)




