GAZA, KOMPAS.TV - Tahun baru 2026 masih belum membuat Gaza lepas dari masa-masa kelam.
Pasalnya, Israel akan melarang 37 organisasi bantuan yang beroperasi di Gaza untuk melanjutkan kerjanya pada 2026.
Pelarangan itu akan dimulai Israel, kecuali organisasi bantuan kemanusiaan itu mematuhi pedoman baru yang mensyaratkan informasi rinci tentang staf Palestina.
Baca Juga: Negara Ini Paling Terakhir Rayakan Tahun Baru 2026, Pergantian Tahun Pukul 18.00 WIB
Seperti dikutip dari The Times of Israel, Rabu (31/12/2025), Israel secara khusus menargetkan organisasi amal medis internasional, Doctor Without Borders (MSF).
Mereka menuduh organisasi tersebut memiliki dua karyawan yang merupakan anggota kelompok perlawanan Palestina, Jihad Islam dan Hamas.
Selain MSF, berdasarkan daftar Kementerian Urusan Diaspora, organisasi lainnya yang terkena larangan antara lain Norwegian Refugee Council, World Vision International, CARE, dan Oxfam.
Sementara itu, pada pernyataannya MSF menyerukan Israel harus mengizinkannya dan organisasi bantuan lainnya untuk melakukan pekerjaan di Tepi Barat dan Gaza.
Keputusan Israel itu juga mendapatkan pertentangan dari Kepala HAM PBB Volker Turk.
Ia menggambarkan rencana Israel melarang beroperasinya kelompok bantuan di Gaza pada Januari merupakan tindakan “keterlaluan”.
Penulis : Haryo Jati Editor : Deni-Muliya
Sumber : The Times of Israel
- gaza
- tahun baru 2026
- israel
- organisasi bantuan
- pedoman baru




