Trump Tarik Pasukan Garda Nasional dari Tiga Kota

tvrinews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Fityan

TVRINews – Washington DC

Keputusan ini diambil setelah serangkaian kekalahan hukum di pengadilan federal terkait wewenang pengerahan pasukan

Presiden Donald Trump secara mengejutkan menghentikan upaya pengerahan pasukan Garda Nasional untuk menjalankan fungsi penegakan hukum di Los Angeles, Chicago, dan Portland jelang pergantian Tahun tepatnya Rabu 31 Desember 2025 waktu setempat.

Langkah ini menandai mundurnya kebijakan pemerintah federal yang sebelumnya bersikeras menempatkan personel militer di kota-kota yang dipimpin oleh politisi dari Partai Demokrat.

Pergeseran kebijakan ini terjadi setelah pengacara Departemen Kehakiman (DoJ) menyatakan tidak lagi mengajukan keberatan atas putusan pengadilan California. 

Putusan tersebut memerintahkan agar kendali atas pasukan Garda Nasional dikembalikan sepenuhnya kepada Gubernur California, Gavin Newsom.

Selain kendala hukum di California, Gedung Putih juga menerima teguran langka dari Mahkamah Agung Amerika Serikat yang memblokir upaya pengerahan pasukan serupa di Illinois.

Narasi Keberhasilan vs. Realita Hukum

Melalui platform Truth Social, Trump berupaya membingkai penarikan ini sebagai langkah sementara. Ia bersikeras bahwa kehadiran pasukan federal telah berhasil menekan angka kriminalitas di kota-kota tersebut
.
"Kami menarik Garda Nasional dari Chicago, Los Angeles, dan Portland, meskipun kenyataannya kejahatan telah sangat berkurang berkat kehadiran para Patriot ini," tulis Trump pada Rabu 31 Desember 2025.

Ia juga menambahkan peringatan bahwa pemerintah federal akan kembali melakukan intervensi jika situasi dianggap memburuk. 

"Kami akan kembali, mungkin dalam bentuk yang berbeda dan lebih kuat, ketika kejahatan mulai melonjak kembali."

Kemenangan Otoritas Negara Bagian

Gubernur California, Gavin Newsom, menyambut baik keputusan Departemen Kehakiman yang menghentikan argumen bahwa Presiden memiliki hak untuk membawahi pasukan negara bagian secara tanpa batas waktu.

"Pengakuan dari Trump dan kabinetnya ini berarti taktik intimidasi ilegal ini akhirnya akan berakhir," tegas Newsom. Ia segera menginstruksikan para pemimpin Garda Nasional California untuk memulangkan personel ke keluarga mereka masing-masing.

Pengerahan pasukan ini bermula pada Juni lalu sebagai respons atas protes terhadap penggerebekan oleh agen Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai (ICE). 

Newsom secara konsisten menggugat kebijakan tersebut di pengadilan, dengan argumen bahwa situasi di lapangan tidak membenarkan kehadiran pasukan federal dan bahwa Presiden telah melampaui kewenangannya.

Dampak Luas dan Ketidakpastian

Mundurnya pemerintah federal ini merupakan kekalahan hukum kedua dalam sepekan bagi agenda Trump untuk memiliterisasi respons terhadap perbedaan pendapat publik. Pekan lalu, Mahkamah Agung AS juga menolak pengerahan pasukan di Chicago, sebuah langkah yang sebelumnya ditentang keras oleh Wali Kota Brandon Johnson dan Gubernur Illinois, JB Pritzker.

Kini, masa depan pengerahan Garda Nasional di kota-kota lain seperti Washington DC dan New Orleans menjadi tidak pasti. Di Washington DC, pasukan telah disiagakan sejak Agustus lalu dengan alasan menekan gelombang kejahatan. Ketegangan sempat memuncak menyusul insiden penembakan yang menewaskan satu anggota Garda Nasional di dekat stasiun metro pada 26 November.

Hingga saat ini, lebih dari 2.000 tentara masih ditempatkan di ibu kota, yang sebagian besar didatangkan dari 11 negara bagian yang dipimpin oleh gubernur dari Partai Republik. Meski pengadilan banding federal mengizinkan pasukan tetap berada di sana untuk sementara, tinjauan hukum mengenai legalitas pengerahan tersebut masih terus berjalan.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Penyakit Super Flu Masuk RI, Komisi IX DPR Minta Publik Tidak Panik
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Suasana Haru dan Khidmat Iringi Pemakaman Romo Mudji di Semarang
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Rincian Penghasilan Dosen yang Terbaru Berdasarkan Permen 52 Tahun 2025
• 3 jam lalufajar.co.id
thumb
Masih Dibutuhkan Penanganan Maksimal, 10 Daerah di Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Beli Bensin di Wilayah Bencana Sumatra Tetap Bisa Tanpa QR Code
• 22 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.