TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Kasus ledakan pabrik PT Natura Nusantara Nirmala (NNN) atau Nucleus Farma di Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, akhirnya menemukan titik terang.
Setelah serangkaian penyelidikan, polisi menetapkan dua orang sebagai tersangka atas insiden yang menghancurkan gedung produksi tersebut.
“Kami telah melakukan serangkaian upaya penyidikan dan penyelidikan dan telah menetapkan dua orang tersangka,” ujar Kapolres Tangerang Selatan AKBP Viktor Ingkiriwang saat konferensi pers di Mapolres Tangerang Selatan, Serpong, Rabu (31/12/2025).
Baca juga: 1 Mobil Rusak akibat Ledakan di Gedung Nucleus Farma Pondok Aren
Dua tersangka itu adalah EBBM (54), Direktur PT NNN, dan SW (32), kepala mesin ekstraksi.
Keduanya dinilai lalai hingga menyebabkan ledakan yang terjadi pada Rabu (8/10/2025).
var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=Polres Tangerang Selatan, ledakan Nucleus Farma, Nucleus Farma Tangsel, Kasus Pabrik Farmasi, Direksi Tersangka&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wMS8xMDE5MzkwMS9rZXRpa2EtbGVkYWthbi1udWNsZXVzLWZhcm1hLXRhbmdzZWwtbWVueWVyZXQtZGlyZWtzaS1qYWRpLXRlcnNhbmdrYQ==&q=Ketika Ledakan Nucleus Farma Tangsel Menyeret Direksi Jadi Tersangka...§ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `Dalam pengusutan kasus ini, polisi memeriksa lima saksi dan dua saksi ahli, termasuk dari Puslabfor Polri.
Sejumlah barang bukti turut diamankan, mulai dari dokumen hingga satu unit mesin ekstraksi.
“Kami juga mengamankan sejumlah alat bukti berupa keterangan saksi, keterangan ahli, petunjuk, manual book, hasil forensik, serta satu unit mesin ekstraksi,” kata Viktor.
Hasil penyelidikan memastikan ledakan bukan berasal dari bahan peledak. Polisi menyebut sumber ledakan berada di lantai empat gedung, tepat di area mesin ekstraksi.
Baca juga: Ledakan di Gedung Nucleus Farma Tangsel Berasal dari Mesin Ekstraksi
“Ledakan berasal dari lantai 4, di mana ada mesin ekstraksi yang meledak pada saat itu,” ujar Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Wira Graha Setiawan.
Akumulasi etanolPemeriksaan forensik menemukan adanya penguapan cairan etanol di dalam mesin ekstraksi.
Uap tersebut terperangkap di ruang tertutup dan memicu reaksi panas hingga menimbulkan ledakan besar.
“Kami melakukan pemeriksaan terhadap cairan yang ditemukan dalam mesin ekstraksi. Cairan tersebut positif mengandung etanol, produk organik yang bersifat mudah menguap dan terbakar,” kata anggota tim Puslabfor Bareskrim Polri Indri Puspita.
Menurut Indri, akumulasi uap etanol itulah yang menjadi pemicu utama ledakan.
“Diakibatkan akumulasi uap jenuh dari etanol yang menguap di ruang tertutup,” jelasnya.
Baca juga: Gedung Meledak di Tangsel, Polisi Telusuri Izin Usaha Nucleus Farma


:strip_icc()/kly-media-production/medias/4700453/original/094011300_1703750925-Ilustrasi_malam_pergantian_tahun__perayaan_Tahun_Baru.jpg)


