Kepala Pusdatinkom BNPB Abdul Muhari menegaskan bahwa TNI tak hanya mendapat dukungan konsumsi tetapi juga uang lelah saat bertugas di lokasi bencana. Termasuk di Sumbar, Sumut, dan Aceh.
Hal ini menjawab pernyataan KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak yang dibalas candaan Menkeu Purbaya Sadewa ke Menteri PU Dody Hanggodo
Dalam rapat yang dihadiri pimpinan DPR pada Selasa (30/12) itu, Purbaya mendapat laporan dari Maruli soal tentara diminta membantu pemulihan infrastruktur. Namun tidak mendapat upah tambahan.
Purbaya pun menyebut Dody pelit. Merespons itu Dasco-Maruli tertawa.
"Sebenarnya sesuai Peraturan Menteri Keuangan untuk kondisi darurat ini personel TNI di lapangan itu mendapatkan dua komponen, uang makan dan uang lelah," kata Muhari dikutip dari Antara, Kamis (1/1).
Berapa total yang diterima prajurit TNI?
"Uang makan sebesar Rp 45 ribu per hari, dan uang lelah itu Rp 120 ribu per hari. Jadi total yang diterima personel di lapangan yaitu Rp 165 ribu per hari," kata Muhari.
Muhari menjelaskan, untuk membantu penanggulangan bencana di Sumatera, TNI mengajukan Rp 84 miliar. Lebih dari sepertiganya sudah disalurkan.
"Dan ini untuk yang operasional dari data kami TNI khususnya mengajukan sebesar Rp 84 miliar. Dari Rp 84 miliar ini, Rp 26,7 miliar sudah kita salurkan baik itu ke Mabes TNI maupun kodam-kodam yang terlibat secara langsung." ujarnya.
"Seperti Kodam Iskandar Muda, Kodam Bukit Barisan, dan Kodam di Sumbar," tutup dia.




