Ketua DPP PDIP Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini atau Risma, meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Nagari Maninjau, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Kamis (1/1).
Mantan Menteri Sosial itu akan mengirimkan bantuan berupa 3 ton logistik berupa pakaian hingga sembako ke para pengungsi. Namun, di tengah keberadaannya di sana, banjir terjadi lagi pada malam tahun baru, Rabu (31/12/2025).
Banjir itu menyebabkan jalanan di sekitar lokasi banjir dipenuhi lumpur setinggi betis orang dewasa. Selain itu, ada atap rumah warga yang terbawa arus dan melintang di tengah jalan.
Risma pun memilih turun langsung menerjang lumpur akibat banjir yang berasal dari luapan Sungai Muara Pisang itu. Sambil dituntun stafnya, Risma berjalan menyusuri lumpur dan mencoba mencari solusinya.
Ia pun kemudian berkesimpulan bahwa air yang masih terus mengalir ke arah Danau Maninjau itu harus dibukakan jalannya. Maka, ia bersama warga dan para stafnya menyerok selokan yang penuh lumpur.
“Biar di sana (jalanan) cepat kering, karena kalau nggak, nggak segera dikeluarin, air nanti kalau hujan, turun, dia ngendon lagi di atas. Dan itu bahaya,” jelas Risma kepada kumparan saat tengah menyerok selokan.
Katanya, lumpur tidak bisa dibiarkan menumpuk di selokan karena bisa menghalangi lajunya air yang menuju ke danau.
“Jadi air harus segera dikeluarin, supaya nggak numpuk di atas. Sehingga kalau hujan turun, dia masih bisa ngalir,” ucap Risma.
Hingga berita ini dibuat, Risma tampak masih berjibaku dengan stafnya, para warga, petugas BPBD, hingga aparat kepolisian untuk menyerok lumpur dari selokan.




