FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Meskipun di beberapa titik sempat terjadi tawuran antar kelompok menggunakan petasan, namun situasi Kamtibmas saat malam pergantian tahun 2026 di Sulsel dipastikan berlangsung kondusif.
Hal tersebut disampaikan langsung Kapolda Sulsel, Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, usai melakukan pemantauan dan pelaporan kepada Kapolri.
Dikatakan Djuhandhani, hingga memasuki malam pergantian tahun, kondisi keamanan di seluruh wilayah hukum Polda Sulsel terpantau aman dan terkendali.
Seluruh jajaran, kata dia, terus melakukan langkah-langkah antisipatif guna memastikan masyarakat dapat merayakan tahun baru dengan nyaman.
“Saya laporkan kepada Bapak Kapolri bahwa sampai dengan saat ini situasi Kamtibimas di wilayah hukum Polda Sulawesi Selatan relatif aman,” ujar Djuhandhani saat ditemui di Mapolrestabes Makassar, Kamis dinihari.
Ia menegaskan, sejauh ini belum ditemukan adanya gangguan keamanan menonjol yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat selama perayaan tahun baru.
“Gangguan keamanan dan lain sebagainya sementara tidak ada dan itu kita harapkan terus,” lanjutnya.
Perwira tinggi jebolan Akpol 1991 itu memastikan, pengamanan malam tahun baru telah dipersiapkan secara matang.
Seluruh personel bergerak sesuai dengan instruksi dan skema pengamanan yang telah ditetapkan.
“Kemudian dalam rangka menyambut tahun baru, kita sudah menyiapkan anggota, yaitu dari anggota Polri 6.991,” sebutnya.
Ribuan personel tersebut disiagakan di berbagai titik yang diprediksi mengalami peningkatan aktivitas masyarakat.
Pengamanan dilakukan secara terpadu agar situasi tetap stabil dan respons cepat dapat dilakukan bila diperlukan.
“Di mana itu terdiri dari Polda dan Polres, kemudian didukung juga oleh TNI maupun instansi terkait,” tuturnya.
Djuhandhani menambahkan, sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan selama perayaan malam tahun baru.
Kolaborasi antara Polri, TNI, dan pemerintah daerah terus diperkuat untuk memastikan pengamanan berjalan optimal.
Terkait lokasi perayaan, ia mengungkapkan terdapat puluhan titik keramaian yang menjadi fokus pengamanan. Kota Makassar menjadi wilayah dengan konsentrasi massa tertinggi.
“Kemudian titik-titik perayaan itu ada 94 titik dan yang banyak itu ada di Makassar,” ungkapnya.
Tidak berhenti di situ, Djuhandhani turut menyampaikan ucapan selamat tahun baru kepada seluruh masyarakat Sulsel.
Ia berharap tahun baru membawa berkah dan kebahagiaan bagi semua.
“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh masyarakat di Sulawesi Selatan. Selamat tahun baru, semoga dengan tahun baru kita mendapatkan keberkahan dan kebahagiaan, kesuksesan semuanya,” kuncinya.
(Muhsin/fajar)



