Presiden Prabowo: Pemimpin Harus Siap Dihujat, tapi Tak Boleh Patah Semangat Tangani Bencana

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Krisafika Taraisya Subagio

TVRINews, Aceh Tamiang

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menegaskan bahwa seorang pemimpin harus siap menghadapi kritik, hujatan, bahkan fitnah, namun tidak boleh kehilangan semangat dalam menjalankan tugas, khususnya saat menangani bencana.

Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat meninjau pembangunan hunian yang dibangun oleh Danantara di Kabupaten Aceh Tamiang, salah satu wilayah dengan dampak bencana terbesar di tiga provinsi.

"Salah satu kewajiban seorang pemimpin adalah siap untuk dihujat, siap untuk difitnah, tapi tidak boleh terpengaruh dan tidak boleh patah semangat," ujar Presiden Prabowo di hadapan jajaran menteri, kepala daerah, dan pimpinan lembaga, pada Kamis, 1 Januari 2026.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo mengatakan bahwa kritik dan komentar negatif kerap muncul, termasuk terhadap kehadiran pejabat di lokasi bencana.

Namun menurutnya, kehadiran pemerintah di lapangan bukan sekadar simbolik, melainkan untuk melihat langsung persoalan, mencatat kekurangan, dan mengambil keputusan cepat.

"Kalau pejabat tidak datang, dibilang tidak peduli. Kalau datang, ditanya kenapa tidak ikut macul. Pejabat datang untuk melihat masalah dan mengambil keputusan, bukan untuk wisata," tegasnya.

Kemudian, Presiden menekankan bahwa dirinya bekerja berdasarkan bukti dan hasil nyata, bukan sekadar pernyataan. Ia mencontohkan pembangunan 600 unit hunian sementara oleh Danantara yang berhasil diselesaikan dalam waktu delapan hari sebagai bentuk pembuktian kerja pemerintah.

"Rakyat Indonesia percaya pada bukti. Sekarang kita sedang membuktikan," ucapnya.

Demikian, Presiden mengajak seluruh jajaran pemerintah pusat dan daerah untuk tetap fokus pada tujuan utama, yakni meringankan penderitaan rakyat terdampak bencana, tanpa terpengaruh oleh komentar nyinyir.

"Kita terima kritik sebagai koreksi, tapi fokus kita adalah bagaimana membantu rakyat. Itu pikiran kita sebagai pejabat dan pemimpin," ungkapnya.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
DKI kemarin, donasi Rp3,1 miliar untuk Sumatera hingga atraksi drone
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
Lanjutkan Penindakan Tambang Ilegal, Bahlil: Negara Tak Boleh Kalah!
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
Anies Baswedan: Orang Baik itu Bernama Jokowi
• 8 jam lalufajar.co.id
thumb
Banjir Terjang Nagari Maninjau Agam: Jalan Lumpuh Imbas Tertutup Lumpur
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Kemendag: Suplai global naik, harga biji kakao turun
• 6 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.