Jakarta: Tunjangan Hari Raya (THR) seringkali dianggap sebagai bonus penyelamat. Namun, banyak orang yang justru merasa uang tersebut ‘numpang lewat’ karena habis dalam sekejap untuk konsumsi yang tidak terencana.
?Meskipun Lebaran masih beberapa bulan lagi, menyusun strategi sejak dini adalah kunci agar uang tersebut benar-benar bermanfaat bagi masa depan finansial. Berikut adalah panduan mengatur strategi THR agar tidak sekadar menjadi memori:
1. Buat strategi alokasi THRAnda dapat menggunakan rumus 50-30-20 untuk mengalokasikan THR ke penggunaan yang tepat. 50 persen dari THR dapat digunakan untuk kebutuhan hari raya, seperti membayar zakat, biaya mudik hingga baju baru. Dengan membatasi maksimal 50 persen, Anda diharuskan untuk bijak menggunakan THR sesuai dengan porsinya.
Alokasi sebesar 30 persen, dapat Anda gunakan untuk membayar utang sehingga dapat terbebas dari jeratan bunga jangka panjang. Kemudian, untuk porsi 20 persen, dapat digunakan untuk investasi jangka panjang seperti emas dan reksadana.
2. Buat daftar prioritasAgar uang tidak cepat habis, Anda dapat menulis semua pengeluaran yang keluar saat lebaran. Masukkan detail terkecil seperti amplop lebaran, biaya parkir saat mudik hingga uang tip keamanan. Jika totalnya melebihi estimasi satu kali gaji, Anda dapat memangkas dana tersebut dan membuat budgeting ulang.
Baca Juga :
Anggaran THR Guru ASN Daerah Naik Rp7,66 Triliun, Ini Ketentuannya
(Ilustrasi. Foto: Dok MI)
Jika Anda masih memiliki utang konsumtif atau tagihan kartu kredit, Anda dapat menggunakan THR untuk membayar sebagian utang. Dengan begitu, THR dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang dan terbebas dari jeratan bunga.
4. Amankan dana untuk zakatZakat merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang mampu. Anda dapat menyisihkan sebagian THR untuk membayar zakat fitrah dan zakat maal. Dengan begitu, THR tidak hanya digunakan untuk keperluan konsumtif melainkan dapat bermanfaat bagi sekitar.
5. Siapkan dana pasca-lebaranBanyak orang lupa bahwa setelah libur panjang, mereka masih harus bertahan hidup sampai tanggal gajian berikutnya. Pastikan Anda menyisihkan sebagian THR untuk biaya hidup sehari-hari dan kebutuhan tidak terduga. (Surya Mahmuda)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5460007/original/008063800_1767194295-IMG_4557.jpg)