Presiden Prabowo Subianto mengaku hanya percaya dengan bukti-bukti yang dimilikinya. Bukti-bukti yang dimiliki tersebut menjadi dasarnya untuk menentukan arah kebijakan.
Hal itu diungkap Prabowo dalam rapat koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait penanganan pascabencana Sumatera di Aceh Tamiang, Kamis (1/1).
"Jadi, Saudara-Saudara, saya percaya dengan bukti, evidence based itu cara bekerja saya," kata Prabowo.
Prabowo juga mengakui jarang memberikan keterangan kepada media. Hal tersebut bukan berarti ia tak menghormati keberadaan pers, melainkan karena psikologi masyarakat Indonesia.
"Kalau Saudara perhatikan saya jarang kasih wawancara dengan pers, saya... bukan saya tidak hormati pers karena saya mengerti psikologi rakyat Indonesia, rakyat Indonesia hanya percaya dengan bukti, bukti," tutur dia.
Karenanya, Prabowo menyebut, dirinya dan jajaran menteri kabinetnya perlu memberikan bukti langsung kepada masyarakat dengan terjun ke lapangan.
"Kita sekarang dalam rangka membuktikan. Jadi kalau ada menteri-menteri, pejabat turun, itu dia tidak turun untuk wisata. Dia datang, dia melihat, mencatat, mengerti mengambil keputusan, kan demikian," ucapnya.



/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2025%2F09%2F30%2Ff01b50cc19e9ff262ee25aa03b6d0dc2-WhatsApp_Image_2025_09_30_at_13.34.11.jpeg)
