Gaji Ketua RT dan RW di Makassar Berbasis Kinerja, Bagaimana Supaya Maksimal? Simak 9 Indikatornya

fajar.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Skema gaji atau intensif Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) di Makassar berbasis kinerja. Apa saja indikatornya?

Skema ini dianggap efektif. Karena memacu kinerja Ketua RT dan Ketua RW.

Itu diungkapkan Hartiny Fanny Anrainy. Dia Ketua RT 08, RW 02, Kelurahan Karampuang, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

“Dari segi konsep (gaji) ok,” kata Fanny kepada fajar.co.id, Kamis (1/1/2026).

Menurutnya, ironi jika Ketua RT dan RW hanya sekadar digaji. Tapi kinerjanya tidak jelas.

“Masa tidur-tidur ji rt/rw baru dibayar, nda masuk akal,” kata Fanny yang juga berprofesi sebagai pengacara itu.

Gaji berbasis kinerja ini, bakal berlaku bagi 5.027 Ketua RT dan 1.005 Ketua RW yang baru dilantik pada Senin, 29 Desember 2025.

Sebenarnya, konsep ini bukan barang baru. Sudah tertuang dalam Peraturan Wali Kota Makassar Nomor 82 Tahun 2022 serta Peraturan Wali Kota Makassar Nomor 3 Tahun 2024 tentang Lembaga Kemasyarakatan dan Lembaga Lainnya.

Di aturan itu, pada pada pasal 29 diuraikan dengan rinci. Ada empat standar penilaian kinerja, ini dibagi lagi menjadi dua kategori.

Kategori pertama, jika Pendapatan Asli Daerah (PAD) di atas Rp2 triliun, dan kedua, apabila PAD di bawah Rp2 triliun. PAD Kota Makassar untuk 2025 diketahui hanya Rp1.979.548.619.000 atau setara Rp1,9 triliun.

Standar dan nominal gaji Ketua RT Dan Ketua RW jika PAD di bawah Rp2 triliun sebagai berikut:

Aturan yang ditanda tangani pada 24 Februari 2024 itu, menunjukk camat, lurah, dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) sebagai tim penilai. Berdasar pada keputusan wali kota.

Lalu, bagaimana cara mendapatkan intensif tersebut? Ada sembilan indikatornya, sebagaimana tertuang di pasal 28.

Berikut indikator kinerjanya:

  1. Pengelolaan Lorong Wisata
  1. Pengelolaan Bank Sampah
  1. Retribusi Sampah
  1. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)
  1. Sombere dan Smart City
  1. Buku Administrasi RT dan RW
  1. Deteksi Dini Kerawanan Sosial
  1. Data Penduduk Non Permanen

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kode Petasan Terbaca, Polres Jaktim Gagalkan Rencana Tawuran di Flyover Klender Saat Tahun Baru
• 3 jam lalusuara.com
thumb
Polda Metro Tangani 4.271 Kasus Kejahatan Siber, Scam Online Paling Marak
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
KAI Commuter Angkut 13,2 Juta Penumpang di Jabodetabek Selama Nataru 2026
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Presiden Prabowo Tahun Baruan Bersama Pengungsi Bencana Tapsel
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Terobosan Kemenag Sepanjang 2025, Mulai Wakaf Pohon hingga Masjid Ramah Lingkungan
• 23 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.