Prabowo Usulkan Pelapis Atap untuk Hunian Danantara agar Lebih Nyaman Dihuni

pantau.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Presiden Prabowo Subianto mengusulkan penambahan pelapis pada atap hunian sementara Danantara di Aceh Tamiang untuk mengurangi suhu panas di dalam ruangan, sebagai bentuk perhatian terhadap kenyamanan warga terdampak bencana.

Usulan Presiden untuk Perbaikan Hunian Sementara

Usulan tersebut disampaikan Prabowo dalam rapat terbatas usai meninjau langsung lokasi pembangunan hunian pada Kamis (1/1/2026).

"Saya koreksi sedikit, saya tanya bagaimana ini ya kan saya yang panas, coba dipikirkan kalau bisa kita kasih apa solusi, mungkin solusinya tidak usah mahal-mahal, solusinya mungkin dari bahan-bahan lokal. Apa itu anyaman atau apa ya kan, dari ijuk atau dari apa dilapisi di bawahnya seng," ungkapnya.

Presiden mengapresiasi pencapaian Danantara yang telah berhasil membangun 600 unit hunian dalam waktu 8 hari dengan kualitas yang cukup baik, namun memberikan masukan agar atap seng dilapisi bahan tambahan untuk mengurangi suhu di dalam ruangan.

Ia menyarankan agar digunakan material lokal yang sederhana, seperti anyaman, ijuk, atau bahan tekstil.

"Mungkin cukup dengan bahan, bahan tekstil ditutup di bawahnya seng itu, jadi hal-hal semacam itu, itu nanti kreativitas daripada orang-orang lapangan," ujarnya.

Target Pembangunan dan Keterlibatan BUMN

CEO Danantara, Rosan Roeslani, menyatakan bahwa 600 unit hunian akan diserahkan kepada pemerintah daerah pada 8 Januari 2026, lengkap dengan fasilitas pendukung seperti taman bermain, jaringan WiFi, musala, 14 dapur umum, serta 120 toilet dan kamar mandi.

Rosan juga menjelaskan target besar pembangunan 15.000 unit hunian dalam tiga bulan, dengan distribusi 12.000 unit di Aceh, 2.000 unit di Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah, serta 500 unit di Sumatera Barat.

Pembangunan dilakukan di atas lahan milik PTPN yang telah melalui proses land clearing, dengan masing-masing unit berukuran 4,5 x 4,5 meter atau sekitar 22 meter persegi.

Lahan pembangunan hunian saat ini mencapai 5,8 hektare dan dapat diperluas hingga 13 hektare, termasuk rencana pembangunan hunian tetap di lokasi seberang seluas 3 hektare.

Pekerjaan dilakukan selama 24 jam oleh 1.635 pekerja dari sejumlah BUMN karya, seperti Hutama Karya, Waskita Karya, Wijaya Karya, PP, Nindya Karya, dan Adhi Karya.

Danantara menganggarkan dana sebesar Rp1 triliun melalui program CSR BUMN, dan hingga kini telah menggunakan sekitar Rp655 miliar untuk pembangunan hunian dan bantuan lainnya.

Rosan menegaskan bahwa Danantara siap berpartisipasi lebih besar dengan menyesuaikan sistem lokal Aceh, termasuk prinsip syariah.

"Kami di Danantara tentunya siap untuk bisa berpartisipasi secara lebih besar lagi dengan menganut sistem yang berada di Aceh, sistem syariah, sehingga ini juga sesuai dengan arah dan petunjuk dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan juga BNPB," ujarnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tahun Kuda Api 2026, Ini Deretan Shio yang Diramal Paling Beruntung
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
Di Posko Pengungsi Tapanuli Selatan, Prabowo Ucapkan Selamat Tahun Baru 2026: Semoga Yang Maha Kuasa Selalu Memberi yang Terbaik Kepada Kita Semua
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Unggahan Terbaru Atalia Praratya Singgung Hal yang Berakhir Jadi Awal Baru, Disorot Netizen
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Hair Pertama di 2026, Jakarta Diguyur Hujan
• 11 jam lalujpnn.com
thumb
600 Hunian di Aceh Tamiang Rampung, Diserahkan ke Pemda 8 Januari
• 6 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.