JAKARTA, KOMPAS.com - Di balik atraksi memberi makan harimau sumatera di Taman Margasatwa Ragunan, ada peranan perawat atau zookeeper yang memberi makan satwa tersebut layaknya seorang bayi.
Meski harimau sumatera terbilang sebagai hewan buas, seorang zookeeper harus merawatnya dengan pendekatan yang lembut.
Zookeeper bernama Fahmi selalu mengajak ngobrol harimau yang dirawatnya, Rafa, sebelum memberi makan.
Baca juga: Atraksi Kasih Makan Buaya Tarik Perhatian Ratusan Pengunjung Ragunan
“Kami pendekatan, bonding-nya, kami panggil namanya, terus kami suapin sambil kami ajak ngobrol. ‘Bagaimana kabarnya hari ini?’ gitu. ‘Enak tidurnya, nyenyak kah?’” tutur Fahmi saat ditemui di sekitar kandang harimau, Kamis (1/1/2026).
Selama tiga tahun bekerja di Ragunan, Fahmi baru mulai merawat harimau sejak satu tahun terakhir. Biasanya, ia diberi tugas merawat dan memberi makan satwa herbivora, rusa timur.
var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=Taman Margasatwa Ragunan, Libur Tahun Baru, Ragunan, atraksi di ragunan&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wMS8xNjU1Mzg3MS9jZXJpdGEtem9va2VlcGVyLXJhZ3VuYW4tYm9uZGluZy1kZW5nYW4taGFyaW1hdS1zdW1hdGVyYS1zYWF0LWthc2loLW1ha2Fu&q=Cerita Zookeeper Ragunan "Bonding" dengan Harimau Sumatera Saat Kasih Makan§ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `Sebelumnya ia menempuh pendidikan sebagai vokasi D3 di bidang Peternakan dari Insititut Pertanian Bogor (IPB).
Pekerjaan ini menjadi suatu tantangan sendiri bagi Fahmi yang ingin ia taklukkan. Sebab, menurut dia, merawat satwa buas memiliki cara tersendiri agar tetap menjaga kenyamanan bersama.
“Kalau untuk tantangannya sih sendiri itu kita harus lebih hati-hati ya. Karena yang namanya kita ngerawat hewan buas, jadi balik lagi ke diri kami sendiri untuk tetap waspada,” ujar dia.
Biasanya, Fahmi menggunakan capitan dengan tongkat khusus untuk memberi makan harimau. Ia harus menjaga jarak sejauh satu meter dari harimau.
Tak jarang, Fahmi harus menyuapkan makanan langsung ke mulut harimau dengan capitan itu sambil diajak berinteraksi.
Baca juga: Libur Tahun Baru, Ragunan Siapkan Skema Parkir Khusus Antisipasi Lonjakan Pengunjung
“Kalau bisa untuk makan kami suapin gitu. Terus kami ajak ngobrol dia, terus kami bercandain lah gitu,” kata dia.
Fahmi bergantian dengan 14 zookeeper lainnya untuk memberi makan harimau di Ragunan yang berjumlah kurang lebih 30 ekor.
Satu hari, harimau sumatera menghabiskan lima hingga enam kilogram campuran daging sapi dan ayam.
Khusus hari libur tahun baru 2026, pemberian makan Rafa dilakukan melalui atraksi khusus.
Beberapa potongan daging disangkutkan ke dekorasi tahun baru yang terbuat dari potongan rumput atau jerami oleh petugas sebelum Rafa dilepaskan di kandangnya.
Seolah mencium amis daging, Rafa mengangkat badannya ke dekorasi lampu gantung, melompat sedikit lalu menggapai daging dengan mulutnya.
Kemudian daging itu dibawanya ke meja bertingkat yang ditutupi jerami lainnya. Dia duduk di sana lalu menyantap makanannya.
Baca juga: Pengunjung Keluhkan Akses Sempit di Gedung Parkir Ragunan: Susah Keluarin Motor
Aksi Rafa ini lantas mengundang tepuk tangan dan sorak sorai pengunjung.
Atraksi memberi makan dilakukan setiap akhir pekan, yakni Minggu siang atau sore, dan kegiatan Night at Ragunan Zoo di Sabtu malam.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang




