100 Anak Muda Dekai Papua Direkrut KKB, Diduga Akibat Pengangguran & Putus Sekolah

genpi.co
3 jam lalu
Cover Berita

GenPI.co - Sebanyak 100 pemuda di Dekai Papua direkrut menjadi anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)

Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz Brigadir Jenderal Polisi Faizal Rahmadani mengatakan perekrutan itu diduga dilakukan untuk memperkuat personel KKB di wilayah Yahukimo, Papua Pegunungan.

"Pemuda yang direkrut untuk menjadi anggota KKB rata-rata berusia di bawah 21 tahun," kata Faizal, dikutip Kamis (1/1).

Faizal menjelaskan hal ini terbongkar setelah Satgas Damai Cartenz menangkap beberapa anggota KKB.

Ini termasuk Junior Bocor Sobolim yang tewas ketika hendak ditangkap di Dekai pada 6 November 2025.

Setelah itu Satgas Damai Cartenz melakukan pendalaman dan mengungkap adanya 100 pemuda yang direkrut KKB Yahukimo.

"Para pemuda yang direkrut itu diduga tidak bersekolah dan tidak memiliki pekerjaan sehingga mudah terpengaruh," terang dia.

Di sisi lain, dia membeberkan sebanyak 35 orang tewas akibat KKB di Kabupaten Yahukimo.

"Ke depan, hal itu akan mendapat perhatian agar mereka diberi kesempatan untuk berkarya dengan memberikan pelatihan yang mengedepankan pemda dan stakeholder di wilayah itu,” ungkap dia.

Hal ini di samping penegakan hukum yang akan tetap dilakukan bagi yang melakukan pelanggaran-pelanggaran.(ant)

Tonton Video viral berikut:


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Prabowo Soroti Ada Pihak Nyinyir Saat Menteri Tinjau Bencana Sumatra
• 7 jam laluidntimes.com
thumb
Harga BBM Terbaru Berlaku 1 Januari 2026: Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo Kompak Naikkan Tarif
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Ekonom Ungkap Kondisi Ekonomi RI di 2026, Sektor Ini Jadi Penopang
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kapolri Pantau Pergantian Tahun 2026 Secara Virtual, Tegaskan Arahan Presiden dan Turunnya Angka Kriminalitas
• 12 jam lalupantau.com
thumb
Cynthia Lamusu Cedera Kaki, Surya Saputra Turun Tangan Jadi Terapis Pribadi
• 2 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.