Tinjau Perkembangan IKN, Wapres Gibran Dorong Pasar Sepaku Hidupkan Ekonomi Rakyat

jpnn.com
5 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, SEPAKU - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau proyek revitalisasi Pasar Sepaku di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) Barat, Kalimantan Timur pada Rabu (31/12).

Penataan ulang pasar ini tengah dikebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat sentra ekonomi masyarakat di kawasan penyangga IKN.

BACA JUGA: Jalankan Arahan Presiden, Wapres Gibran Cek Kesiapan Pasar KIPP IKN

Proyek peremajaan pasar ini diharapkan tidak hanya menjamin keberlangsungan interaksi sosial yang sudah terbangun di tengah warga, tetapi mampu mendongkrak perputaran ekonomi rakyat di sekitar pusat pemerintahan baru.

Pasar tradisional yang akrab disebut warga sebagai Pasar Rebo Sukaraja ini memegang peranan vital, karena telah lama menjadi denyut nadi perekonomian dan kehidupan sehari-hari masyarakat di Kecamatan Sepaku.

BACA JUGA: Wapres Gibran Tinjau Kesiapan Natal di Tengah Suasana Duka Bencana Sumatera Utara

Dalam peninjauannya, Wapres Gibran memberikan perhatian khusus pada metode pembangunan yang diterapkan di pasar tersebut.

"Pembangunan Pasar Sepaku ini sangat istimewa karena dilakukan di tengah aktivitas dan kehidupan masyarakat," ujar Wapres Gibran.

BACA JUGA: Gibran Minta Pembangunan Jembatan Gantung di Desa Sifalago Gomo Sumut Dipercepat

Wapres Gibran menjelaskan ada pertimbangan khusus dalam proses administrasi proyek ini demi kepentingan warga.

Proses menuju kontrak pekerjaannya membutuhkan waktu sedikit lebih lama, untuk memastikan pembangunan berjalan dengan pendekatan yang humanis.

"Menghormati ruang hidup warga, dan tetap menjaga keberlangsungan aktivitas para pedagang," jelas Wapres Gibran.

Lebih lanjut, Wapres menekankan pentingnya integrasi antara pembangunan pasar dengan pertumbuhan kawasan IKN secara keseluruhan.

"Kehadiran pasar ini kami harapkan benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat lokal seiring pembangunan IKN," tegas mantan Wali Kota Surakarta itu.

Dampak positif dari penataan ini mulai dirasakan langsung seorang pedagang ikan basah asal Babulu Barat, Siska yang mengaku merasakan peningkatan omzet.

"Alhamdulillah sekarang jauh lebih baik, pendapatan meningkat karena banyak permintaan dari rumah makan dan katering di IKN," kata Siska. (mcr31/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Gibran Punya Keuntungan Politik Jika Berkantor di IKN pada 2026


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Romaida Uswatun Hasanah


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Awal 2026, Dishub Depok terapkan sistem "full cycle" untuk layanan KIR
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Tetangga RI "Pasang Badan", Tantang Kapal China yang Dekati Taiwan
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Menko AHY Beberkan Progres Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang
• 7 menit laluliputan6.com
thumb
Adu Taji Emiten Konglomerat Hapsoro, Haji Isam dan Bakrie Mana Cuan Lebih Besar?
• 8 jam lalukatadata.co.id
thumb
Gubernur Jakarta Pramono: 10% Pendapatan Ancol untuk Korban Bencana di Sumatra
• 22 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.