BUGA (Realita)- Hari Minggu, 21 Desember 2025 ditandai dengan masa berkabung dan kisah tentang selamatnya dua anak di bawah umur setelah terlibat kecelakaan di salah satu jalan tersibuk di Kolombia, di jalan Buga-Buenaventura.
Kecelakaan yang melibatkan kendaraan pribadi dan kendaraan angkut berat ini telah memicu gelombang solidaritas tentang keselamatan di rute Buga-Buenaventura.
Baca juga: Suami - Istri Tewas di Bali, Ada Luka Tusuk Di Tubuh
Para korban meninggal telah diidentifikasi sebagai Diego Fernando Suárez dan Lina Marcela Díaz . Menurut kerabat dan sumber setempat, pasangan tersebut dikenal luas di komunitas mereka karena bisnis dan karisma yang mereka tunjukkan dalam menjalankan bisnis keluarga mereka.
Beberapa menit sebelum tragedi itu, keluarga tersebut berbagi momen bahagia yang terekam dalam video ponsel. Rekaman tersebut, yang telah viral dan menyentuh hati pengguna internet, menunjukkan keluarga tersebut dalam suasana sehari-hari. Lina terdengar dengan penuh kasih sayang mengucapkan selamat tinggal kepada salah satu putranya, Julio, dengan "Sampai jumpa, Julio ," saat bocah itu berdiri di luar kendaraan.
Kecelakaan itu terjadi dalam keadaan yang mengerikan. Mobil keluarga tersebut terjebak di antara dua truk trailer. Menurut laporan awal dari pihak berwenang lalu lintas, salah satu truk trailer menabrak mobil korban dengan keras, menghancurkannya dalam hitungan detik.
Akibat dari tabrakan itu sangat parah sehingga kedua orang tua anak-anak tersebut meninggal di tempat kejadian. Kekuatan tabrakan tersebut membuat proses evakuasi jenazah menjadi tugas yang rumit bagi tim penyelamat yang tiba di lokasi.
Terlepas dari kondisi mobil yang sudah tidak dapat dikenali lagi, kabar yang memberikan secercah harapan di tengah tragedi itu adalah selamatnya kedua anak pasangan tersebut .
Baca juga: Rombongan Moge Harley Davidson Kecelakaan di Jalur Pantura Probolinggo, Pasutri Meninggal
Anak sulung (Julio) : Ia selamat berkat sebuah kejadian yang menguntungkan. Beberapa saat sebelum tabrakan, si bungsu keluar dari kendaraan untuk buang air kecil di pinggir jalan, yang membuatnya selamat pada saat tabrakan terjadi.
Anak kedua : Ia diselamatkan dari reruntuhan mobil. Meskipun kendaraan tersebut hampir hancur total, anak itu berhasil ditarik keluar dari reruntuhan oleh tim penyelamat dengan luka-luka yang, menurut laporan medis awal, tidak mengancam jiwa.
Kedua anak tersebut dibawa ke pusat perawatan di Buenaventura untuk menerima evaluasi medis dan, yang terpenting, dukungan psikologis dalam menghadapi trauma luar biasa karena kehilangan orang tua mereka secara tiba-tiba.
Patroli Jalan Raya dan unit forensik dikirim ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi jenazah dan memulai penyelidikan. Mereka berupaya menentukan apakah kecelakaan itu disebabkan oleh kerusakan mekanis pada salah satu truk, kecepatan berlebihan, atau kondisi jalan itu sendiri, yang dikenal berisiko tinggi dan arus lalu lintas truk yang konstan.
Di media sosial, komunitas tersebut telah mengungkapkan kesedihannya:
"Sungguh luar biasa bagaimana hidup bisa berubah dalam sekejap. Video ibu yang mengucapkan selamat tinggal itu mengingatkan kita bahwa kita harus menghargai setiap momen," komentar seorang pengguna di media sosial.
Para tetangga dan pelanggan pasangan tersebut telah menyelenggarakan acara doa bersama dan mengirimkan pesan dukungan untuk anak-anak mereka yang kini berada di bawah perlindungan kerabat dekat.jos
Editor : Redaksi





