- Sampah plastik, terutama alas duduk dan gelas sekali pakai, mendominasi kawasan Malioboro pasca Tahun Baru 2026.
- Kepala UPT mencatat sampah Malioboro mencapai delapan ton, menunjukkan penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
- Total sampah Kota Yogyakarta setelah tahun baru mencapai 30 ton, diolah mandiri oleh DLH tanpa ke TPA.
Suara.com - Sampah plastik masih mendominasi kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, usai perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026.
Alas duduk plastik dan gelas minuman sekali pakai menjadi jenis sampah yang paling banyak ditemukan di kawasan Tugu hingga Malioboro.
Kepala UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Kota Yogyakarta, Fitria Dyah Anggraeni, menuturkan bahwa sampah yang terkumpul di kawasan Malioboro pada malam Tahun Baru mencapai sekitar delapan ton.
"Volume sampahnya sampai 8 ton itu," kata perempuan yang akrab disapa Anggi saat dihubungi, Kamis (1/1/2026).
Angka tersebut menurun dibandingkan timbulan sampah pada malam pergantian tahun sebelumnya.
"Volume sampah itu dibandingkan tahun baru tahun kemarin kita prediksi mengalami penurunan," imbuhnya.
Anggi menjelaskan, alas duduk plastik masih banyak ditemukan karena mudah dibawa dan diperjualbelikan secara diam-diam, meskipun penertiban telah dilakukan sejak sore hari.
"Masih banyak (alas duduk plastik), karena kan memang ada penjualnya ya. Meskipun di awal waktu di jam-jam 7 itu kita sudah coba tertibkan," tandasnya.
"Apalagi alas-alas duduk itu kan bisa dengan mudah diselundupkan, ya, dalam tanda kutip," imbuhnya.
Baca Juga: Katalog Promo 1.1 Alfamart Spesial Tahun Baru 1 Januari 2026: Banjir Buy 1 Get 1, Cek Daftarnya!
Selain alas duduk plastik, sampah gelas minuman sekali pakai juga menjadi temuan paling dominan. Kemasan minuman plastik banyak tercecer di sepanjang jalur pedestrian dari Tugu hingga Malioboro.
"Sampah plastik mendominasi dan yang paling banyak mungkin adalah bekas minuman ini ya, minuman gelas plastik," ujarnya.
Untuk mengantisipasi penumpukan sampah, petugas kebersihan langsung bergerak cepat setelah pergantian tahun.
Armada pengangkut diterjunkan sejak pukul 00.30 WIB dan melakukan penyisiran berulang agar sampah tidak bertahan lama di ruang publik. Pembersihan dilakukan hingga tiga kali putaran di jalur Tugu–Malioboro.
"Target kami jam 2 itu clear dan itu bisa dicapai sebelum jam 2," ucap Anggi.
Total Timbulan Sampah Capai 30 Ton
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta mencatat telah mengangkut sekitar 30 ton timbulan sampah dari sisa perayaan malam Tahun Baru di berbagai titik. Sampah tersebut diangkut beberapa jam setelah pergantian tahun.



