REPUBLIKA.CO.ID, ACEH TAMIANG — PT Bank Syariah Indonesia Tbk mendukung pembangunan Rumah Hunian Danantara di Aceh Tamiang sebagai bagian dari pemulihan pascabencana hidrometeorologi. Dukungan ini dilakukan melalui sinergi badan usaha milik negara (BUMN) di bawah koordinasi Danantara Indonesia.
Pembangunan Huntara tersebut ditinjau langsung Presiden RI Prabowo Subianto pada Kamis (1/1/2026). Dalam kunjungan itu, Presiden menekankan pentingnya percepatan pemulihan agar warga terdampak segera kembali menjalani kehidupan secara aman dan layak.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});- Huntara di Aceh Tamiang Dikebut, 600 Hunian Danantara Jadi Awal Relokasi Ribuan Warga
- Pembangunan Huntara di Kabupaten Agam Dikebut
- Danantara Kerjakan Huntara 24 Jam untuk Pengungsi Aceh Tamiang
Sebagai anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), BSI mengambil peran dalam mendukung pembiayaan dan pemenuhan kebutuhan logistik pembangunan Huntara. Pada tahap awal, kontribusi BSI tercatat sekitar 15 persen dari total target pembangunan tahap pertama.
Chief Executive Officer Danantara Indonesia Rosan Roeslani menyatakan progres pembangunan Huntara hingga awal 2026 merupakan hasil kerja lintas pihak, khususnya BUMN yang terlibat langsung di lapangan.
'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}
“Target pembangunan Rumah Hunian Danantara di Aceh Tamiang ditetapkan secara jelas sejak awal, dan capaian hingga 1 Januari 2026 menunjukkan komitmen kuat seluruh pihak untuk menepatinya. BUMN bergerak cepat, bekerja di lapangan dalam kondisi yang tidak mudah, untuk memastikan masyarakat segera mendapatkan hunian yang layak,” kata Rosan dalam siaran pers, Kamis (1/1/2026).
Chief Operating Officer Danantara Indonesia Dony Oskaria menambahkan, pembangunan dilakukan dengan tenggat waktu yang ketat.
“Pembangunan Rumah Hunian Danantara dilakukan dalam rentang waktu yang sangat terbatas. BUMN bekerja dengan intensitas tinggi, melakukan percepatan konstruksi, pengadaan material, hingga pengawasan mutu secara simultan agar target dapat tercapai sebelum awal tahun,” ujarnya.
Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan keterlibatan BSI difokuskan pada penyediaan hunian yang memenuhi standar kelayakan.
“Hunian Sementara (Huntara) ini menjadi solusi krusial bagi saudara-saudara kita di Aceh yang kehilangan tempat tinggal. Sesuai arahan Danantara, kami memastikan hunian ini memenuhi standar ‘Layak’—artinya tidak sekadar memberikan atap, tetapi memberikan rasa aman, nyaman, dan bermartabat agar warga bisa kembali produktif,” ujar Anggoro.
Huntara yang dibangun menggunakan konsep modular dan dilengkapi fasilitas dasar seperti listrik, akses air bersih, drainase, serta konektivitas internet. Fasilitas tersebut ditujukan untuk mendukung pemulihan sosial dan ekonomi warga terdampak.
Keterlibatan BSI dalam pembangunan Huntara melengkapi rangkaian bantuan kemanusiaan yang telah disalurkan sejak awal bencana. BSI mencatat penyaluran bantuan logistik lebih dari 140 ton, pengoperasian dapur umum dan posko kesehatan, serta layanan pemulihan psikososial bagi anak-anak.
Dari sisi layanan perbankan, BSI memastikan seluruh operasional di Aceh telah kembali normal per 30 Desember 2025. Perseroan juga menjalankan program restrukturisasi pembiayaan bagi nasabah terdampak bencana.
Secara nasional, Danantara Indonesia bersama BP BUMN menargetkan penyelesaian 600 unit Huntara pada 8 Januari 2026 dan sekitar 15.000 unit dalam tiga bulan berikutnya. BSI menyatakan akan terus terlibat dalam proses pemulihan hingga hunian layak tersedia bagi warga terdampak.



