PEMERINTAH menyiapkan Rp1 triliun dana tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) BUMN untuk membangun hunian dan fasilitas pascabencana di Sumatra.
Hal itu diungkapkan Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani.
"Kami pada saat ini sudah menargetkan untuk pengeluaran dari CSR seluruh BUMN kurang lebih kita anggarkan Rp1 triliun," ujar Rosan dalam rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto yang dipantau melalui siaran langsung Youtube Sekretariat Presiden di Jakarta, Kamis.
Baca juga : Tidak Tetapkan Bencana Nasional, Presiden Jamin Keseriusan Penanganan Bencana Sumatra
Rosan menjelaskan, hingga saat ini realisasi dana CSR yang telah disalurkan mencapai sekitar Rp655 miliar. Anggaran tersebut dimanfaatkan untuk pembangunan Rumah Hunian Danantara berikut berbagai fasilitas pendukung, mulai dari dapur umum, toilet dan kamar mandi, musala, jaringan wi-fi, hingga area bermain anak.
Pemanfaatan dana CSR BUMN ini, lanjutnya, memungkinkan pemerintah merespons kebutuhan pascabencana dengan lebih cepat tanpa harus menunggu proses penganggaran negara yang relatif panjang.
"Dengan selesainya rumah dan juga bahan-bahan lain yang kita sudah berikan pada saat ini sudah mencapai kurang lebih Rp655 miliar. Jadi, dana itu yang sudah kami keluarkan," katanya.
Baca juga : Prabowo Tinjau Langsung Kesiapan Rumah Hunian Danantara untuk Korban Banjir di Aceh Tamiang
Pembangunan Rumah Hunian Danantara dilakukan di atas lahan milik PTPN yang telah dibersihkan, dengan melibatkan sejumlah BUMN yang bekerja secara intensif selama 24 jam.
Saat ini, sebanyak 600 unit hunian telah berdiri di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, dan dijadwalkan untuk diserahkan kepada pemerintah daerah pada 8 Januari 2026.
Ke depan, Danantara menargetkan pembangunan total 15.000 unit hunian dalam kurun tiga bulan, yang tersebar di tiga provinsi, yaitu Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. (Ant/E-4)





