MAJALAH bisnis global Forbes kembali merilis daftar terbaru orang terkaya di Indonesia edisi Desember 2025. Rilis yang dipublikasikan pada 3 Desember 2025 tersebut menyoroti para konglomerat Tanah Air yang menguasai berbagai sektor strategis, mulai dari perbankan, energi, hingga teknologi digital.
Peringkat ini menunjukkan bagaimana konsistensi bisnis, performa saham, serta ekspansi usaha berperan besar dalam pembentukan kekayaan para taipan Indonesia. Berikut 10 orang terkaya di Indonesia versi Forbes Desember 2025.
1. Hartono BersaudaraRobert Budi Hartono & Michael Hartono
Duo pemilik Grup Djarum ini kembali kokoh di posisi puncak. Total kekayaan bersih mereka mencapai US$43,8 miliar atau sekitar Rp730 triliun. Sumber utama kekayaan berasal dari kepemilikan saham di PT Bank Central Asia (BCA), Djarum Group, serta portofolio bisnis lainnya.
2. Prajogo PangestuPrajogo Pangestu mencatat lonjakan kekayaan signifikan dengan total harta US$39,8 miliar atau sekitar Rp664 triliun, naik 23% dibanding tahun sebelumnya. Kenaikan ini ditopang kinerja saham emiten grup Barito, termasuk PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), PT Petrosea Tbk (PTRO), dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT).
3. Keluarga WidjajaPemilik Sinar Mas Group menempati posisi ketiga dengan kekayaan bersih US$28,3 miliar atau setara Rp472 triliun. Peningkatan signifikan ini didorong oleh lonjakan saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang menguat hingga 187% sepanjang 2025.
4. Low Tuck KwongPendiri PT Bayan Resources Tbk (BYAN) berada di peringkat keempat dengan total kekayaan USD 24,9 miliar. Meski masih masuk jajaran elite, kekayaannya tercatat turun sekitar USD 2,1 miliar akibat pelemahan saham sektor batu bara.
5. Anthony Salim dan KeluargaCEO Salim Group ini mengantongi kekayaan US$13,6 miliar atau sekitar Rp227 triliun. Anthony Salim dikenal sebagai tokoh sentral di balik kesuksesan PT Indofood, yang telah menembus pasar global di industri pangan.
6. Otto Toto SugiriPendiri dan CEO DCI Indonesia ini berhasil menembus enam besar dengan kekayaan USD 11,3 miliar atau Rp186,9 triliun. Lonjakan harga saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) hingga 481% menjadi faktor utama peningkatan kekayaannya.
7. Tahir dan KeluargaPendiri Mayapada Group, Tahir, memiliki kekayaan bersih US$9,8 miliar atau sekitar Rp164 triliun. Bisnisnya tersebar di sektor perbankan, kesehatan, media, hingga properti, dengan jaringan usaha yang telah menjangkau pasar internasional.
8. Mariana BudimanCo-Founder DCI Indonesia, Mariana Budiman, menempati peringkat kedelapan dengan kekayaan US$8,2 miliar atau setara Rp136,8 triliun. Seperti Otto Toto Sugiri, kekayaannya terdongkrak oleh kinerja gemilang saham DCII.
9. Wijono, Hermanto, Tanoko, dan KeluargaKeluarga pemilik PT Avia Avian Tbk (AVIA) ini mencatat kekayaan US$8,1 miliar atau sekitar Rp135 triliun. Bisnis cat yang dirintis sejak 1970-an tersebut kini menjadi salah satu pemain terbesar di industri pelapis bangunan nasional.
10. Sri Prakash LohiaMenutup daftar 10 besar, Sri Prakash Lohia memiliki kekayaan bersih US$8 miliar. Kekayaannya berasal dari bisnis pupuk dan material polimer melalui PT Indorama Synthetics Tbk, dengan jaringan usaha yang tersebar di berbagai negara.
KesimpulanDaftar 10 orang terkaya di Indonesia tahun 2025 versi Forbes menunjukkan bahwa sumber kekayaan tidak lagi bertumpu pada satu sektor saja. Perpaduan antara industri konvensional, energi, dan teknologi menjadi kunci utama pertumbuhan aset para konglomerat.
Selain mempertahankan dominasi, para taipan ini juga berperan besar dalam mendorong investasi, penciptaan lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan. (MTVN/Z-10)



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5270746/original/090618700_1751440482-library_upload_21_2025_02_645x430_ze-gomes_e259b54.jpg)
