Manajemen Persebaya Surabaya Dikabarkan Lobi Bek PSM Victor Luiz, Permintaan Khusus Bernardo Tavares?

harianfajar
2 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, SURABAYA — FAJAR, SURABAYA — Bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026 mulai memanas. Salah satu nama yang kembali mengapung ke permukaan adalah Victor Luiz, bek kiri andalan PSM Makassar. Isu ini bukan sekadar gosip tahunan. Ada benang merah kuat yang menghubungkan Surabaya dan Makassar: Bernardo Tavares.

Nilai pasar Victor Luiz yang mencapai Rp 6,08 miliar membuat rumor ini terdengar serius. Angka tersebut bukan hanya mencerminkan kualitas teknis sang pemain, tetapi juga statusnya sebagai salah satu bek kiri paling konsisten di kompetisi domestik dalam dua musim terakhir.

Persebaya Surabaya disebut-sebut mulai melakukan pendekatan. Unggahan akun pemantau transfer @transferligina kembali memantik spekulasi, sekaligus mempertegas bahwa Green Force bukan satu-satunya peminat. Persik Kediri dan Arema FC ikut memantau situasi. Namun, Persebaya punya satu keunggulan besar yang tak dimiliki pesaingnya: Bernardo Tavares.

Reuni yang Masuk Akal

Victor Luiz bukan pemain asing sembarangan dalam karier kepelatihan Tavares. Dialah salah satu rekrutan paling sukses sang pelatih selama menangani PSM Makassar. Dalam situasi tim yang kerap bergejolak, Victor justru tampil stabil dan konsisten.

Musim lalu, ketika PSM finis di peringkat keenam dan performa tim naik-turun, Victor tetap menjadi salah satu pemain dengan kontribusi paling nyata. Ia tidak hanya mengisi sisi kiri pertahanan, tetapi juga menjadi sumber kreativitas dari lini kedua.

Catatan tujuh assist dari 32 pertandingan musim lalu menegaskan statusnya sebagai bek kiri modern—produktif, agresif, dan disiplin. Angka itu terbilang istimewa untuk pemain bertahan di Super League.

Bagi Tavares, Victor adalah pemain “satu bahasa”. Ia memahami filosofi pressing, keberanian overlap, dan tuntutan fisik yang menjadi ciri khas sang pelatih asal Portugal. Faktor ini membuat risiko adaptasi nyaris nol.

Etalase Kualitas di Tengah Transisi PSM

Menariknya, performa Victor Luiz justru semakin menonjol di tengah guncangan PSM Makassar usai kepergian Bernardo Tavares. Hingga pekan ke-14 musim ini, Victor sudah mencatat lima assist, termasuk kontribusi beruntun saat melawan PSBS Biak, Persis Solo, dan Persebaya Surabaya.

Assist-assist tersebut terasa seperti etalase terbuka di hadapan calon peminat. Victor tampil bukan hanya sebagai bek kiri ofensif, tetapi juga pemain yang mampu menjaga stabilitas di masa transisi tim.

Dari sisi defensif, statistiknya tetap solid: 29 tekel, 39 intersep, dan 20 clearance dari 14 laga. Data ini memperlihatkan keseimbangan peran—Victor bukan sekadar rajin naik menyerang, tetapi juga cermat membaca permainan.

Mengapa Persebaya Butuh Victor Luiz?

Kebutuhan Persebaya Surabaya cukup jelas. Di era Bernardo Tavares, Green Force mengincar stabilitas dan konsistensi permainan. Bek kiri yang mampu memberi dampak instan menjadi kebutuhan mendesak.

Victor Luiz menawarkan lebih dari sekadar pengisi posisi. Ia bisa menjadi mesin assist baru, membuka variasi serangan dari sisi kiri, sekaligus memberi dimensi berbeda dalam build-up permainan.

Dengan usia 28 tahun, Victor berada di fase matang karier. Ia bukan proyek jangka pendek, tetapi juga belum memasuki fase penurunan. Dari sudut pandang investasi, nilai Rp 6,08 miliar masih tergolong rasional.

Faktor Finansial PSM Makassar

Alasan lain yang membuat rumor ini terasa realistis adalah kondisi internal PSM Makassar. Isu finansial yang belakangan mencuat bisa memengaruhi keputusan klub terhadap pemain asing bernilai tinggi.

Victor Luiz berada pada posisi strategis: performa stabil, nilai pasar tinggi, dan kontrak yang masih berjalan hingga Mei 2026. Melepasnya bisa menjadi opsi rasional jika PSM membutuhkan ruang finansial.

Namun, situasi ini juga membuat negosiasi tak akan mudah. Klub peminat harus siap menebus nilai transfer sekaligus menawarkan paket kontrak yang kompetitif bagi sang pemain.

Keunggulan Psikologis Persebaya

Persaingan dari Persik Kediri dan Arema FC membuat situasi semakin kompleks. Tetapi kedekatan personal dan profesional dengan Bernardo Tavares memberi Persebaya keunggulan psikologis yang signifikan.

Victor Luiz sudah memahami ritme sepak bola Indonesia, tekanan suporter, dan ekspektasi kompetisi. Faktor ini menurunkan risiko kegagalan transfer—sesuatu yang sangat dihitung dalam bursa paruh musim.

Jika transfer ini terwujud, Persebaya tidak hanya mendapatkan bek kiri berkualitas. Mereka memperoleh pemain kunci yang bisa langsung mengangkat level permainan tim.

Kini, keputusan ada di tangan Victor Luiz. Reuni dengan Bernardo Tavares di Surabaya atau memilih tantangan lain akan menjadi salah satu cerita paling menarik jelang putaran kedua Super League 2025/2026.

Bagi Persebaya, Rp 6,08 miliar bisa jadi bukan sekadar biaya transfer—melainkan investasi emas untuk ambisi besar di sisa musim.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Presiden Prabowo: Selamat Tahun Baru 2026!
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Prabowo Minta Maaf Belum Bisa Kunjungi Semua Titik Bencana
• 7 jam laluidntimes.com
thumb
Dampak Larangan LSM Israel Bagi Warga Gaza
• 13 jam lalutvrinews.com
thumb
Kabupaten Agam Dilanda Banjir Susulan Ke-4 Kalinya
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Robot Bawah Air Dikerahkan Cari Atlet Terjun Payung Hilang di Pangandaran
• 7 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.